Teman Tapi Mesra, Pria Harus Tahu Batasannya - Male Indonesia
Teman Tapi Mesra, Pria Harus Tahu Batasannya
MALE ID | Relationships

Salah satu gaya hidup yang tengah tren belakangan ini adalah hubungan tanpa komitmen serius. Bahkan hubungan semacam ini sering ditemui di kalangan pemuda di negara-negara Amerika dan Eropa, merambah juga ke Asia.

pexels

Sebagian pria yang pernah mencoba hubungan tanpa komitmen pada seorang wanita mengatakan bahwa hal itu sangat menyenangkan. Salah satunya, bebas mengajak si dia bercinta di atas ranjang.

Maka jangan heran kalau kemudian muncul istilah friends with benefit alias teman dengan keuntungan. Istilah ini merujuk pada pria dan wanita yang intim secara fisik, namun tidak berpikir mengenai keseriusan dan masa depan.

Dalam artian lain, pihak yang terlibat saling menikmati kegiatan menghabiskan waktu bersama. Hanya saja, mereka tidak terikat.

Kalau MALEnials berniat melakukan hubungan tanpa komitmen, pikir secara matang terlebih dahulu, karena tidak selamanya hal itu bermanfaat. Apa pasal?

Tindakan mengencani wanita yang dilandaskan pada kesenangan belaka bisa menjerumuskan Anda ke dalam situasi yang cenderung membingungkan nantinya.

Katakanlah Anda menunjukkan konsistensi untuk tidak melenceng dari tujuan awal bersenang-senang. Bagaimana dengan sang wanita? Mampukah ia bersikap sama seperti Anda? Belum tentu.

Skenario yang mungkin terjadi, ia memiliki perasaan sangat dalam pada Anda, sementara Anda sendiri tidak demikian. Wanita akan berasumsi bahwa Anda mau diajak menjalani hubungan yang lebih serius.

Sekali dirinya membahas mengenai kelanjutan hubungan, dapat dipastikan keadaan berubah ke arah lebih gawat dan Anda kehilangan ‘keuntungan’.

Itu juga berlaku bagi Anda. Tanpa komitmen, mustahil meminta banyak hal dari si dia, termasuk melarangnya berkencan dengan pria lain.

Harap diingat, Anda bukan menjalani hubungan yang serius. Baik dirinya maupun Anda sama-sama tidak memiliki wewenang untuk cemburu. Toh Anda masih bisa menggoda wanita lain di luar sana.

Pertimbangan selanjutnya, tidak ada keharusan bagi Anda menyesuaikan hidup bersamanya. Jangan membuat sebuah rutinitas. Bila wanita merasa nyaman pada sesuatu yang sifatnya sementara, berantakan sudah tujuan Anda.

Dan terakhir, hindari sikap terlalu formal dengan pasangan. Urungkan niat mengenalkan dia pada teman-teman atau bahkan keluarga Anda. Melakukan hal tersebut sama saja Anda berusaha menapaki hubungan ke arah yang lebih serius.

Pada intinya mengencani wanita untuk kesenangan belaka bukan perkara boleh atau tidak, melainkan apa keuntungan dan kerugian yang Anda peroleh di kemudian hari. [GP]

SHARE