The Meg: Aksi Heroik Melawan Ikan Hiu Raksasa | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
The Meg: Aksi Heroik Melawan Ikan Hiu Raksasa
Gading Perkasa | Review

The Meg merupakan film bergenre action berbalut sci-fi garapan sutradara Jon Turteltaub. Ia mengadaptasi cerita dari novel sains fiksi karya Steve Alten berjudul Meg: A Novel of a Deep Terror yang dirilis pada tahun 1997.

Secara sepintas, film ini mengingatkan kita akan Jaws (1975) dari Steven Spielberg yang begitu melegenda sebagai film bertemakan hiu. The Meg berupaya menghidupkan kembali teror yang sama, ketika hiu menyerang manusia.

Sang sutradara sejatinya telah menyiapkan adegan yang sangat berdarah-darah dan terkesan brutal. Hanya saja, demi membuat The Meg menjadi lebih bersahabat dengan penonton, adegan itu dihilangkan.

Pemilihan Jason Statham (Jonas) sebagai tokoh utama di film ini tidak lepas dari track record ia yang sempat menjadi atlet selam Inggris. Statham bahkan tergabung dalam British National Diving Squad selama 12 tahun.

Di samping Statham, ada Li Bingbing yang memerankan karakter Suyin. Aktris cantik berusia 45 tahun ini sebenarnya tidak terlalu pandai berenang, sehingga agak kesulitan saat melakukan beberapa adegan di dalam air.

Uniknya, ada satu kesamaan antara Li Bingbing dengan karakter yang ia perankan. Dirinya cukup mengenal perangai ikan hiu, dan mengaku tidak takut pada predator laut tersebut.

Sedangkan pemeran lainnya adalah Ruby Rose (Jaxx), Cliff Curtis (James) serta aktris cilik Shuya Sophia Cai (Meiying). Penampilan mereka sangat apik dan memberikan warna tersendiri pada film, termasuk adegan yang mengundang tawa.

Jalan cerita film dimulai dengan aksi penyelamatan Jonas di sebuah kapal selam dari serangan makhluk laut yang tidak diketahui. Ia berhasil menyelamatkan sebagian besar kru kapal, namun mengalami trauma.

Ia memilih untuk tidak lagi berurusan dengan dunia bawah laut dan menetap di Thailand. Lima tahun berselang, tim penyelam Mana One, menghadapi kondisi gawat. Mana One lantas meminta bantuan kepada Jonas.

Mau tidak mau, Jonas akhirnya menuruti permintaan mereka, kendati ingatannya akan peristiwa kelam beberapa tahun lalu masih membayangi. Setelah itu, bersama tim Mana One, ia dan Suyin berusaha menumpas sang hiu raksasa, Megalodon.

Bisa dikatakan, sang sutradara sukses memadukan unsur kengerian dan humor menjadi satu. The Meg terasa begitu menghibur penonton, dengan adegan epik serta hal-hal yang agak di luar nalar.

Di bagian akhir cerita, ada scene yang menunjukkan anjing kecil berenang di tengah lautan bernama Pippin. Ternyata, anjing ini merupakan referensi tentang film Jaws.

Kalau Anda menyukai film yang menyuguhkan aksi mencekam dari makhluk raksasa bawah laut, rasanya tidak boleh melewatkan film ini begitu saja. [GP]

SHARE