7 Kota Tua dengan Pesona Tembok Besarnya | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
7 Kota Tua dengan Pesona Tembok Besarnya
Sopan Sopian | Relax

Kota tua masih menjadi salah satu destinasi waisata favorit. Selain karena sejarahnya, juga karena bentuknya yang membuat takjub, yakni tembok-tembok besar yang mengelilinginya. Wisatawan selalu dibuat takjub, karena bagimana orang zaman dahulu bisa membuat tembok yang begitu besar.

Pada zamannya, tembok-tembok besar ini biasanya menjadi sebuah pagar besar untuk pintu gerbang kota. Pintu gerbang juga biasanya akan ditutup setelah melewati jam-jam tertentu. Nah, bagi Anda yang ingin menikmati keindahan kota dengan tebok besar yang megelilinginya, berikut deretannya.

1.  Itchan Kala

FOTO: Patrickringgenberg/wikipedia

Itchan kala adalah kota berdinding di dalam Kota Khiva di Uzbekistan. Kota tua mempertahankan monumen bersejarah dan banyak rumah-rumah tua, terutama berasal dari abad 18 atau 19. Fitur yang paling spektakuler dari Itchan kala adalah dindingnya yang khas terbuat dari sun-dried bricks wall dan empat gerbang di setiap sisi benteng persegi panjang.

2. Pingyao

FOTO: Panoramio/wikipedia

Pingyao adalah sebuah kota kecil di China, terkenal karena tembok kuno kota yang terawat baik. Dinding megah, meliputi enam gerbang utama dan 72 menara pengawas, mengelilingi sebuah kota tua dan hanya mengalami sedikit perubahan selama 300 tahun terakhir. Pada 2004, bagian dari dinding selatan runtuh tetapi direkonstruksi kembali. Namun, sisa tembok kota sebagian besar masih utuh dan Pingyao dianggap salah satu kota berdinding terbaik yang masih utuh hingga saat ini.

3. York

FOTO: James Preston/flickr

York adalah sebuah kota kuno di utara Inggris. Kota ini didirikan oleh Romawi, diambil alih oleh Angles, direbut Viking dan akhirnya tergabung dalam Kerajaan Inggris pada 954. Kota ini memiliki katedral Gothic terbesar di Eropa utara. Sejak zaman Romawi, kota ini telah dilindungi oleh dinding dari satu bentuk atau ke bentuk lain. Mayoritas dinding tersisa saat ini yang mengelilingi seluruh kota bertanggal Abad Pertengahan sekitar abad ke12-14 Masehi.

4. Jerusalem

Photo by goodfreephotos

Jerusalem yang sampai akhir abad 19 membentuk seluruh kota, sekarang disebut kota tua. Kota ini terbagi menjadi empat bagian, Armenia, Kristen, Yahudi, dan bagian Muslim. Jerusalem telah dikelilingi dinding untuk pertahanan sejak zaman kuno. Pada abad ke-16, pada masa pemerintahan imperium Utsmani di wilayah tersebut, diputuskan untuk sepenuhnya membangun kembali tembok kota pada sisa-sisa tembok kuno.

5. Carcassonne

Photo by pixabay

Carcassonne adalah salah satu kota berdinding terbaik di Prancis dan kota bertembok terbesar di Eropa. Tembok kota terdiri dari dua bagian luar, menara dinding dan barbicans yang dibangun selama periode waktu panjang. Satu bagian dibangun pada masa Romawi dan berbeda dengan dinding kedua Abad Pertengahan, dengan lapisan bata merah dan atap genteng terakota. Salah satu menara adalah tempat inkuisisi Katolik di abad ke-13.

6. Toledo

Photo by publicdomainpictures

Toledo adalah salah satu mantan ibukota Kerajaan Spanyol. Sejarah Toledo dimulai pada zaman Romawi. Pendudukan Romawi digantikan oleh penguasa Visigothic, kemudian Islam dan akhirnya Reconquista Toledo pada 1085 Masehi. Toledo menjadi ibukota kerajaan Spanyol sampai pertengahan 1.500-an ketika istana raja dipindah ke Madrid. Kota ini dikelilingi oleh Sungai Tajo pada tiga sisi dan dua dinding Abad Pertengahan di sisi keempat.

7. Avila

FOTO: Jose Luis Cernadas Iglesias/flickr

Avila terletak di bagian barat Spanyol. Kota Abad Pertengahan Avila dibangun di puncak bukit datar berbatu, yang muncul di tengah padang liar. Avila memiliki tembok kota megah dan terawat baik yang mengelilingi seluruh kota tua. Temboknya memiliki sembilan gerbang dan 88 menara yang di atasnya banyak dipakai oleh burung Bangau untuk bersarang. Tembok kota Avila dibangun pada abad ke 11 dan 12. *** (SS)

SHARE