Tak Disadari, Ini Alasan Anda Bisa Kena Earworms - Male Indonesia
Tak Disadari, Ini Alasan Anda Bisa Kena Earworms
MALE ID | Digital Life

Tanpa sadar, seseorang kerap melantunkan lagu. Baik itu lagu sendu atau lagu keras. Biasanya kejadian ini terjadi ketika sedang melamun, sedang menyetir kendaraan, atau sedang melakukan pekerjaan. Pernahkah Anda bertanya kejadian itu? Mengapa sebuah lagu bisa terekam dalam kepala dan dinyanyikan tanpa Anda sadari sendiri? Namun jangan khawatir karena hal tersebut merupakan hal yang umum.

Photo by freestocks.org on Unsplash

Para ahli menuturkan kondisi ini disebut dengan earworms (atau ohrwurms dalam bahasa Jerman). Satu studi menemukan bahwa hampir 92% orang melaporkan memiliki pengalaman seperti itu sekali seminggu atau lebih sering. Kegiatan seperti memainkan musik, mendengarkan lagu dan bernyanyi secara berulang-ulang membuat fenomena tersebut lebih sering terjadi.

Lebih lanjut, earworms dapat dikatakan seperti kategori yang sama dengan ingatan-ingatan spontan tentang ingatan dan pikiran yang berkeliaran. Serta, tampak seperti pikiran yang mengganggu yang berada di luar kendali kesadaran. Tidak mengherankan, para peneliti juga menemukan bahwa paparan baru-baru ini dan/atau berulang terhadap sebuah lagu sering dikaitkan dengan earworm.

Peneliti dari Dartmouth University menemukan bahwa ketika seseorang mendengarkan sebuah lagu, maka secara otomatis korteks pendengaran akan terisi dengan lagu tersebut. Dengan kata lain otak akan terus menyanyi hingga lagu tersebut berakhir. Semakin sering lagu tersebut di dengar, maka lagu ini akan berulang-ulang di putar di dalam pikiran seseorang. Nantinya lagu ini akan terjebak di dalam kepala seseorang, sehingga tanpa disadari seseorang akan menyanyikan lagu tersebut.

Pada umumnya lagu dengan melodi yang sederhana, ceria, menarik atau berulang cenderung lebih mudah terjebak di dalam kepala seseorang. Sekitar 74 persen seseorang terjebak oleh sebuah lirik lagu, sekitar 15 persen terjebak oleh jingle iklan dan 11 persen terjebak oleh lagu-lagu instrumen.

Namun, ada masalah besar yang harus diatasi, semakin Anda fokus pada apakah upaya Anda untuk menyingkirkan lagu itu. Maka, semakin banyak otak Anda akan kembali mengulang lagu itu lagi. Ini adalah ide yang terkenal dieksplorasi oleh psikolog Daniel Wegner dalam makalahnya, Ironic Processes of Mental Control.

Salah satu cara paling populer untuk menangani earworms tampaknya hanya membiarkannya saja, nikmati lagunya. Jika Anda bisa, lalu biarkan pikiran itu berlalu. Jika itu gagal, beberapa orang bahkan terpaksa terlibat dengan tune, mendengarkannya dalam kehidupan nyata untuk keluar dari lingkaran di dalam kepala mereka. *** (SS)

SHARE