Cara Jitu Supaya Proses Negosiasi Berakhir Sukses - Male Indonesia
Cara Jitu Supaya Proses Negosiasi Berakhir Sukses
MALE ID | Works

Entah Anda menyadarinya atau tidak, proses negosiasi merupakan kegiatan yang biasa dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Mulai dari keluarga, teman, wanita idaman, hingga rekan bisnis. Semua itu seolah menjadi rutinitas harian.

Pixabay

Kendati demikian, bukan berarti seorang pria dapat menganggap sepele perihal cara-cara yang dapat diterapkan untuk proses negosiasi, terutama jika selama ini Anda belum pernah berhasil melakukannya.

Jangan khawatir MALEnials. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba supaya proses negosiasi berjalan sukses, sebagaimana dilansir dari NBC News:

Tidak Egois
Kegiatan negosiasi yang kental dengan suasana tegang acapkali memancing seseorang untuk mengutamakan ego demi memenangkan negosiasi tersebut. Faktanya, Anda harus menyingkirkan ego Anda jauh-jauh karena bisa membuat Anda kalah.

Alih-alih memaksakan kehendak atau pendapat Anda secara berulang-ulang, ada baiknya berbalik tanya dan memahami apa yang mereka inginkan dari Anda.

Mampu Beradaptasi
Anda harus tampil sempurna, menyesuaikan situasi dan kondisi yang tengah berlangsung. Kemampuan beradaptasi secara cerdas itu sangat dibutuhkan demi membantu menarik perhatian lawan negosiasi.

Pada akhirnya, kemampuan Anda akan mempermudah jalan Anda dalam memenangkan negosiasi. Penyebabnya cuma satu, lawan negosiasi Anda memercayai tawaran yang Anda berikan.

Tahu Kapan Waktunya Diam
Sebisa mungkin, Anda wajib lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Hal ini dilakukan supaya kemungkinan Anda menemukan celah atau peluang yang menguntungkan semakin besar.

“Orang yang Anda ajak bicara telah belajar segala sesuatu tentang Anda. Mulai dari bagaimana Anda memproses informasi, agenda, pikiran dan hal yang memotivasi Anda,” ujar Poumpouras, mantan agen khusus Dinas Rahasia dan interogator.

Berani Menciptakan Konflik
Menciptakan konflik di sini bukan diartikan memicu kemarahan bagi kedua belah pihak. Melainkan lebih kepada mengemukakan argumen atau sanggahan jika di dalam proses negosiasi terdapat hal-hal yang tidak disepakati.

Konflik dalam negosiasi tidak selamanya buruk, tergantung dari sudut pandang setiap individu. Oleh karena itu, jangan sampai ragu memberikan sanggahan hanya karena Anda ingin menghindari konflik.

Menunjukkan Fakta
Anda dapat mengutarakan fakta mengenai prestasi kerja yang telah Anda capai dalam bulan ini, atau mengajukan statistik kemajuan perusahaan selama Anda bekerja.

Dengan demikian, lawan negosiasi Anda akan memperoleh gambaran konkret dan membantu Anda memenangkan negosiasi lantaran kejelasan alur yang dibuat.

SHARE