Kota Artistik yang Bikin Liburan Anda Sia-sia | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Kota Artistik yang Bikin Liburan Anda Sia-sia
Gading Perkasa | Relax

Liburan adalah cara terbaik seorang pria menyegarkan pikiran, energi sekaligus melepas kejenuhan dari aktivitas sehari-hari. Dan itu akan semakin terasa jika Anda mengunjungi tempat atau kota yang tepat.

Masalahnya, tidak semua kota bisa dinikmati. Beberapa di antaranya justru membuat wisatawan semakin bingung saat hendak menjelajahi sudut-sudut kota. Liburan pun menjadi sia-sia.

Maka, alangkah baiknya MALEnials memilih kota yang memang dikenal sebagai tujuan liburan menarik, bukan sekadar pemandangan artistik. Berikut kami rangkum lima kota paling membosankan untuk liburan, seperti dilansir Smarter Travel:

Nagoya (Jepang)

Paul Davidson/flickr

Diawali dari Benua Kuning, Jepang seolah punya magnet yang mampu membius wisatawan dengan suguhan alam dan budayanya. Namun di balik itu, ada kota yang dianggap membosankan untuk dikunjungi, yaitu Nagoya.

Julukan ‘kota membosankan’ berasal dari berita di Japan Times yang dimuat Oktober 2016 lalu. Sebab, tidak banyak atraksi wisata menarik bagi wisatawan di Nagoya.

Sebenarnya kota ini punya beberapa museum, hanya saja jika waktu liburan Anda singkat, lebih baik mendatangi kota lain, seperti Osaka, Kyoto, atau Tokyo.

Casablanca (Maroko)

Achalhikarim/wikipedia

Anda mungkin mengira Casablanca sebagai kota eksotis yang bisa membuat gairah bercinta Anda dan si dia memuncak. Tapi fakta menunjukkan sebaliknya. Casablanca adalah kota kecil, kumuh dan dipenuhi penjual yang menjajakan barang berkualitas rendah.

Anda bahkan cuma butuh satu hari saja untuk menelusuri kemegahan Masjid Hassan II. Lebih baik, Anda berkunjung ke Marrakesh atau Fes yang menawarkan berbagai atraksi unik.

Ottawa (Kanada)

pixabay

Ibukota Kanada ini sempat dijuluki ‘kota yang melupakan kesenangan’ oleh kolumnis lokal. Soalnya, walau memiliki banyak museum dan taman rimbun, sebagian besar penduduk Ottawa adalah pegawai negeri.

Hal tersebut membuat Ottawa menjemukan, suasana terlalu tenang dan orang larut dalam rutinitas. Bila dibandingkan dengan keberagaman di Montreal atau Toronto, jelas Ottawa tidak ada apa-apanya.

Frankfurt (Jerman)

pixabay

Frankfurt berevolusi menjadi kota metropolitan modern setelah dijatuhi bom pada Perang Dunia II. Walau pemboman menghancurkan sebagian bangunan abad pertengahan, Frankfurt masih menyimpan kota tua Altstadt bagi pecinta sejarah.

Ada museum seni, sejarah dan alam yang bisa Anda datangi di kota terbesar kelima di Jerman tersebut. Ya, cuma itu. Atraksi wisata di sana tidak beragam sehingga wisatawan malas berlama-lama. Mereka biasanya memilih ke Berlin atau Munich.

Nassau (Bahama)

pixabay

Nassau sebenarnya berhiaskan atraksi wisata menarik, seperti pantai, taman, benteng bersejarah, dan puluhan mega resor. Wajar kalau kota ini selalu ramai pengunjung, karena banyak kapal pesiar membawa penumpang.

Namun layaknya pedang bermata dua, pengunjung seolah merasa jenuh. Nassau terlalu sesak oleh ramainya orang yang ingin liburan. Jumlah wisatawan yang datang ke sini berangsur-angsur menurun tiap tahunnya. [GP]

SHARE