Aksi Menghibur & Kontroversial Neymar di Lapangan | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Aksi Menghibur & Kontroversial Neymar di Lapangan
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Cerita kontroversi Neymar di Piala Dunia 2018 belumlah usai. Aksi diving yang berlebihan menjadi buah bibir publik sepak bola dunia. Ia dianggap sebagai pemain yang culas dan licik.

wikipedia

Neymar sendiri hanya sanggup mencetak dua gol dalam Piala Dunia 2018. Brasil harus kalah di babak perempat final dari tangan Belgia dengan skor 1-2.

Sejak kekalahan dari Belgia, pemain termahal dunia ini tak pernah ingin membahas kritikan dunia atas tindakannya itu. Ia selalu menghindar.

Namun, dalam sebuah tayangan televisi Brazil beberapa waktu lalu, Neymar mulai mengakui tindakan ‘teatrikalnya’ di Piala Dunia 2018, seperti dilansir dari Sportskeeda dan Transfermarkt.

Menerima Kritikan Publik
Usai tersingkir di perempat final Piala Dunia 2018, Neymar belum sekalipun mau membicarakan tentang aksi kontroversialnya.

Sebagaimana telah diketahui bersama, sang pemain beberapa kali melakukan diving, bahkan aksinya bergulingan di lapangan menjadi viral.

Neymar akhirnya buka suara tentang aksinya tersebut. Pada sebuah video yang menjadi sponsornya, ia mengakui jika dirinya bereaksi berlebihan saat dijatuhkan pemain lawan di Piala Dunia dan menerima semua kritikan.

“Anda mungkin berpikir saya berlebihan. Dan memang terkadang saya bertindak melebih-lebihkan. Tapi kenyataannya, saya memang menderita di lapangan,” kata Neymar.

“Saat saya pergi tanpa memberikan wawancara, itu bukan berarti saya hanya ingin menang. Tapi karena saya belum belajar untuk mengecewakan Anda. Bila saya terlihat tidak sopan, bukan karena saya adalah seorang pemain yang manja, tapi saya belum belajar bagaimana rasanya frustasi,” katanya lagi.

Ingin kembali Menghibur
Neymar bahkan mengatakan jika gaya permainannya ibarat seorang anak kecil. Terkadang menghibur dunia, dan seringkali juga menganggu.

“Anda boleh berpikir saya lebih sering terjatuh. Namun sebenarnya saya tidak jatuh, saya hancur sewaktu dikalahkan Belgia. Itu sangat menyakitkan, melebihi dari operasi pergelangan kaki,” ujarnya.

Setelah ini, Neymar berjanji kepada publik untuk menjadi seorang pemain yang lebih atraktif dan menghibur.

“Saya butuh waktu terlalu lama dalam menerima kritikan publik. Sulit bagi saya melihat diri sendiri dan menjadi seseorang yang baru. Saya jatuh, tapi bisa bangkit kembali,” tutur Neymar. [GP]

SHARE