Judas Priest & Karya yang Lekat Dengan Bunuh Diri | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Judas Priest & Karya yang Lekat Dengan Bunuh Diri
Gading Perkasa | News

Penikmat musik heavy metal rasanya tak asing lagi mendengar Judas Priest. Beranggotakan Rob Halford, Richie Faulkner, Glenn Tipton, Ian Hill dan Scott Travis, band asal Birmingham, Inggris ini bagaikan legenda di kancah musik underground.

Ralph Arvesen/flickr

Sejak pertama kali dibentuk di tahun 1969, Judas Priest seringkali disebut sebagai musisi yang memberi pengaruh cukup besar terhadap perkembangan industri musik maupun para penikmatnya di seluruh dunia.

Awal Pembentukan Judas Priest
Ada sedikit cerita sebelum mereka menentukan nama band. Bruno Stapenhill, bassist orisinal JP mencetuskan nama Judas Priest setelah mendapat inspirasi dari lagu Bob Dylan di tahun 1967 berjudul The Ballad of Frankie Lee and Judas Priest.

Sejatinya, Rob Halford bukanlah vokalis orisinal Judas Priest. Sebelumnya ada Al Atkins sebagai vokalis awal band. Posisi Al diganti oleh Tim ‘Ripper’ Owens, dan terakhir diisi Rob sampai sekarang.

Bukan cuma vokalis, pergantian pemain drum juga terjadi beberapa kali. Mulai John Partridge, John Ellis, Alan Moore, Chris Campbell, John Hinch, Les Binks dan Dave Holland.

Salah Satu Video Tentang Mereka Berhasil Menjadi Viral
Di tahun 1986, dua orang membuat video berdurasi 15 menit dari tempat parkir konser Judas Priest yang bernama Heavy Metal Parking Lot. Video ini menangkap bagaimana semangat dan energi heavy metal di era tersebut.

Video itu lantas menjadi begitu populer di kalangan muda. Penggemar musik heavy metal kian bertambah.

Karya dan Penghargaan
Sejarah mencatat, karya band cadas asal Inggris ini tidaklah main-main. Mereka telah merilis sedikitnya 18 album studio, 6 album live, 6 album kompilasi serta 10 album video.

Dari daftar di atas, sudah tidak diragukan lagi bahwa Judas Priest merupakan salah satu band heavy metal yang sangat berpengaruh bagi industri musik. Lebih dari 40 juta album terjual di seluruh dunia, dengan 12 juta kopi di tanah Amerika.

Membicarakan penghargaan, satu yang paling terkenal dari JP yaitu Grammy Awards, dimana berhasil mereka dapatkan untuk lagu Dissident Aggressor.

Beberapa penghargaan lain juga diperoleh, seperti Classic Rock & Roll of Honour Awards, Kerrang Awards, Metal Stom Awards serta Metal Hammer Golden Gods Awards.

Pada awal Maret 2018 lalu, mereka baru saja merilis lagu dan video musik baru berjudul Lightning Strike. Lagu ini diambil dari album studio ke-18 mereka, Firepower (di bawah label Epic, diproduseri Tom Allom dan Andy Sneap).

Album ini menjadi kelanjutan dari album terakhir JP di tahun 2014, Redeemer of Souls, sekaligus album paling ditunggu pada tahun 2018 menurut sejumlah media metal di seantero jagat.

MALEnials tahu apa yang bikin mereka dicintai penggemarnya? Dengarkan lagu-lagu mereka antara lain Breaking the Law, Killing Machine, Painkiller, Turbo Lover dan Better by You, Better than Me lagu kontroversi yang dianggap mengandung ajakan bunuh diri.

Are you ready to headbang and sing along with Rob Halford? [GP]

SHARE