Mengintip Alat Musik di Perhelatan Musik Jazz | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Mengintip Alat Musik di Perhelatan Musik Jazz
Sopan Sopian | News

Dalam musik ada bermacam–macam aliran musik, salah satunya adalah musik jazz. Dalam sejarah perkembangannya, musik jazz sudah kawin dengan aliran musik lainn sehingga musik jazz tidak monoton ketika dinikmati oleh para penggemarnya.

Salah satu panggung dalam perheletan Java Jazz 2017/FOTO: Male.co.id

Musik jazz sendiri setelah mendapatkan pengaruh dari aliran musik lainnya juga memperluas segmen pasarnya yakni sudah tidak lagi menjadi musik kaum tertentu namun bisa merambah ke seluruh lapisan masyarakat yang mendengarkan musik jazz itu sendiri.

Atas perkembangan itu, perhelatan musik jazz di dunia selalu menjadi agenda menarik untuk disaksikan setiap tahunnya. Begitu juga di Indonesia dengan nama Jakarta International Java Jazz . Nah, lalu apa saja alat musik yang sering digunakan dalam perhelatan musik jazz? Berikut lima dari sekian banyak alat musik jazz yang perlu Anda ketahui.

Violin
Bagi sebagian orang, biola dan violin ini tidak ada perbedaannya, tapi bagi para pemain jazz ini adalah perbedaan yang sangat besar. Violin dan biola memang memiliki bentuk yang sama, tetapi biola dimulai dengan nada yang agak tinggi, yaitu G-D-A-E. Sedangkan untuk violin dimulai dari C-G-D-A. 

Jadi, violin ini memiliki nada yang agak berat. Violin sebenarnya mempunyai saudara kandung, yaitu bass. Tetapi sama seperti perbedaan antara violin dan biola, bass mengeluarkan nada yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan alat musik lain.

Pada abad ke-19, violin adalah alat musik wajib bagi musisi jazz. Para musisi violin terkenal adalah Stephane Grappelli, Joe Venuti, Svend Asmussen, atau Noel Pointer. Untuk zaman sekarang ada Jean-Luc Ponty atau Mazz Swift yang terkenal dengan the Almond Tree quartet.

Perkusi
Mungkin Anda bertanya, sekarang dalam konser musik jazz sedikit yang menggunkan alat musik perkusi. Tidak salah, memang beberapa hanya memilih menggunakan drum, ditambah dengan triangle. Tapi sejatinya perkusi ini berbeda dengan drum karena perkusi sendiri merupakan kategori alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul, dikocok, atau juga digesek. 

Perkusi sendiri menurut simfonik.id terdiri dari Timpani, Xylophone, Cymbals, Triangle, Snare Drum, Bass Drum, Tambourine, Maracas, Gong, Chimes, dan Celesta. Namun tidak semua alat musik itu Anda lihat, karena keterbatasan tempat atau memang genre musik jazz mereka tidak membutuhkan semuanya.

Saksofon
Pada tahun 1912, saksofon masuk sebagai alat musik jazz dan kemudian berubah menjadi salah satu alat musik jazz paling iconic. Saksofon sendiri sebenarnya adalah alat musik dari Belgia dan sangat populer di akhir abad ke-19. 

Alat musik saksofon merupakan salah satu keluarga dari klarinet yang lebih dulu muncul. Sama-sama menggunakan single-reed, saksofon ini digunakan untuk band jazz dan juga orkestra. Di Indonesia, ada beberapa pemain saksofon terkenal seperti Damez Nababan, Dennis Junio, Embon Rahardjo, dan Rivan Christian.

Piano
Ppiano baru masuk ke dalam keluarga jazz di awal tahun 1900-an. Ketika pertama kali masuk, pada tahun 1920-an piano dikenal sebagai boogie-woogie style. Tangan kiri akan memainkan chord yang sama, kemudian tangan kanan memainkan melodi dan free style. 

Salah satu band jazz pertama yang menggunakan pemain piano adalah The Original Dixieland Jazz, dengan Henry Ragas sebagai pianis. Henry Ragas sendiri kemudian berubah menjadi panutan setelah namanya disebut sebagai pianis pertama yang mengeluarkan album rekaman di tahun 1913. 

Gitar
Ketika pertama kali berkembang, gitar tidak termasuk skema formasi musik jazz. Para musisi jazz saat itu masih senang dengan menggunakan perkusi, triangle, dan jawbones sebagai alat musik tiup. Bahkan jauh sebelum gitar, banjo merupakan alat musik petik pertama yang masuk ke dalam keluarga musik jazz.

Baru pada tahun 1900 awal, gitar menjadi salah satu alat musik yang masuk dalam perkembangan jazz. Irama dan nada yang dikeluarkan oleh alat musik gitar ini justru membuat jazz lebih berwarna, dan akhirnya menyingkirkan banjo sebagai alat musik petik. Di sini gitar langsung berkembang sangat pesat, pada tahun 1930-an mulai muncul banyak gitaris jazz handal. 

Bahkan di tahun tersebut muncul cabang jazz baru, yaitu swing jazz, dengan gitar sebagai garda terdepan. Di tahun yang sama, beberapa produsen gitar mengeluarkan gitar khusus musik jazz. *** (SS)

SHARE