Tips Waspada & Bertanggung Jawab di Media Sosial - Male Indonesia
Tips Waspada & Bertanggung Jawab di Media Sosial
MALE ID | Digital Life

Media sosial bukanlah kekuatan yang sepenuhnya negatif atau positif, semuanya tergantung pada bagaimana Anda menggunakannya. Jadi jika Anda ingin memiliki tempat yang positif, atau setidaknya netral dalam hidup Anda, Anda harus mengambil tindakan untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

FOTO: pxhere

Hal positif yang dapat diambil adalah Anda bisa mendapatkan sumber informasi yang berharga,  yang mampu menyebarkan cerita jauh lebih cepat daripada media tradisional. Ini juga nyaman, membantu orang membaca berita lebih sering daripada biasanya. Tetapi bagaimana agar menggunakannya tidak menyimpang dan bertanggung jawab?

1. Batasi Jumlah Platform yang Anda Gunakan
Meskipun hubungan sebab akibat belum diidentifikasi secara pasti, ada korelasi antara mengelola beberapa platform media sosial dan tingkat stres dan kecemasan yang lebih tinggi. Membatasi jumlah platform yang Anda gunakan dapat mengurangi total waktu yang Anda habiskan, dan semoga memberi Anda lebih sedikit alasan untuk mengecek media sosial sepanjang hari.

2. Matikan Notifikasi
Sering kali, orang mendapatkan dorongan untuk melihat media sosial karena beberapa permintaan eksternal, seperti telepon Anda berdengung ketika Anda mendapatkan notifikasi Facebook. Mematikan pemberitahuan tersebut dapat mengurangi jumlah permintaan yang mendorong reaksi tersebut.

3. Sadari Berapa Banyak Waktu yang Anda Habiskan
Mungkin sulit untuk membatasi waktu yang Anda habiskan di media sosial, jadi langkah pertama adalah mulai melacak berapa banyak waktu yang Anda habiskan, dan bagaimana Anda mengatasinya. Dengan pengetahuan itu, Anda dapat mengidentifikasi akar penyebab kebiasaan Anda, dan berusaha memperbaikinya. Tetapkan batas waktu yang ketat untuk diri Anda sendiri, seperti setengah jam sehari, atau tiga kali per hari untuk bermain media sosial.

4. Perhatikan Kualitas Interaksi Online Anda 
Tidak semua penggunaan media sosial buruk. Perhatikan bagaimana perasaan Anda setelah setiap kali berinteraksi di media sosial, seperti mendapatkan pesan atau membaca judul. Jika Anda merasakan perasaan negatif, pertimbangkanlah untuk berhenti mengikutinya atau memblokir orang yang menyebabkan perasaan itu, atau menyesuaikan kebiasaan Anda untuk menghindarinya di masa depan.

5. Carilah Banyak Interaksi Offline
Akhirnya, jangan biarkan media sosial menjadi bagian terbesar dari interaksi sosial Anda. Tidak peduli betapa nyamannya untuk tetap berhubungan melalui platform digital, interaksi Anda yang terbaik, sehat, dan paling memuaskan biasanya adalah yang Anda miliki secara pribadi atau secara nyata. *** (SS)

SHARE