Aktivitas Media Sosial Ini Bisa Membahayakan Anda | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Aktivitas Media Sosial Ini Bisa Membahayakan Anda
Sopan Sopian | Digital Life

Media sosial memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan, tetapi untuk sebagian besar, perubahan ini tidak positif. Lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia menggunakan Facebook, platform media sosial paling populer, untuk mendapatkan berita, berkomunikasi dengan keluarga, dan tetap berhubungan dengan teman-teman lama.

FOTO: pxhere

Sangat menggoda untuk berpikir bahwa platform yang banyak digunakan (dan industri yang sangat populer) secara alami akan aman untuk digunakan, tetapi kenyataannya adalah, media sosial memiliki potensi destruktif yang signifikan. Dan jika Anda tidak belajar bagaimana menggunakannya dengan bertanggung jawab, itu bisa memiliki konsekuensi yang menghancurkan bagi kehidupan Anda sendiri, termasuk masyarakat secara keseluruhan.

1. Hilangnya Produktivitas 
Lebih dari sepertiga karyawan melaporkan beralih ke media sosial sebagai istirahat mental dari pekerjaan. Dan saat beristirahat tidak berbahaya, menjadi terganggu bisa menjadi masalah. Godaan untuk melirik media sosial dapat membawa orang keluar dari percakapan antar rekan, pertemuan sosial, dan acara lain yang mungkin membutuhkan perhatian Anda.

2. Kecanduan
Dalam kasus ekstrim, dorongan konstan untuk memeriksa media sosial dan membuat posting dapat menyebabkan semacam kecanduan. Orang-orang yang menderita kecanduan media sosial tidak hanya sering terlibat dengan platform, mereka merasa harus terlibat secara terus-menerus, hingga merugikan hubungan pribadi, kesehatan, dan kebahagiaan mereka sendiri.

3. Stres 
Seringnya terlalu dalam keterlibatan Anda terhadap media sosial juga dapat memengaruhi stres dan suasana hati Anda. Satu studi menemukan bahwa peserta yang menjelajahi Facebook selama 20 menit memiliki mood yang lebih rendah daripada kelompok kontrol yang menjelajahi internet secara umum. Interaksi online negatif juga telah terbukti berkorelasi dengan tingkat depresi.

4. Berdampak pada Kecemasan
Ada juga korelasi yang tinggi antara penggunaan media sosial dan kecemasan. Orang yang menggunakan lebih dari lima platform media sosial, tiga kali lebih mungkin terkena dampak kecemasan daripada orang yang menggunakan dua atau lebih sedikit platform media sosial. Anda mungkin telah mengalami beberapa tingkat kecemasan dalam hidup Anda sendiri, bahkan jika itu hanya pada saat sebelum membuka aplikasi dan bertanya-tanya apakah teman Anda melihat pesan Anda dari sebelumnya.

5. Isolasi Sosial 
Sebuah penelitian menemukan bahwa di antara orang berusia antara 19 dan 32 tahun, orang-orang yang menghabiskan paling banyak waktu di media sosial dua kali lebih mungkin melaporkan perasaan isolasi sosial. Ironisnya, tentu saja, media sosial diciptakan untuk menyatukan orang-orang. Masalahnya adalah bahwa orang sering merasa terpenuhi sementara dengan interaksi online, sehingga mereka tidak mengejar dunia nyata yang lebih memuaskan. Seiring waktu, interaksi terbatas ini membentuk mayoritas sosialisasi mereka, dan mereka merasa terisolasi sebagai hasilnya.

Selain itu, peran media sosial juga memiliki dampak pada gelombang baru erotika amatir *** (SS)

SHARE