Olahraga Baru yang Muncul di Asian Games 2018 | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Olahraga Baru yang Muncul di Asian Games 2018
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Asian Games disebut juga sebagai Asiad (berasal dari kata Asia dan Olimpiade). Ajang pesta Olahraga Asia ini diselenggarakan setiap empat tahun, dan diikuti atlet-atlet dari seluruh Asia.

Asian Games 2006/FOTO: Bill william compton/wikipedia

Asian Games awalnya merupakan ajang olahraga di Asia kecil (Far Eastern Championship Games), hal ini untuk untuk menunjukkan kesatuan dan kerja sama antar tiga negara, yaitu Kerajaan Jepang, Kepulauan Filipina, dan Republik Tiongkok.  Far Eastern Championship Games pertama diadakan di Manila pada tahun 1913.

Katalog terbaru merchandise Asian Games 2018 cuma disini

Setelah Perang Dunia II, sejumlah negara di Asia menerima kemerdekaannya. Negara-negara baru tersebut meninginkan sebuah kompetisi yang baru di mana kekuasaan Asia tidak ditunjukkan dengan kekerasan dan kekuatan Asian diperkuat oleh saling pengertian. 

Pada Agustus 1948, pada saat Olimpiade di London, perwakilan India, Guru Dutt Sondhi mengusulkan kepada para pemimpin kontingen dari negara-negara Asia untuk mengadakan Asian Games. Seluruh perwakilan tersebut menyetujui pembentukan Federasi Atletik Asia.

Kini Asian Games telah memasuki babak ke-18 dan Indonesia menjadi tuan rumah, yang sebelumnya di adakan di Korea Selatan pada 2014. Ajang yang akan digelar di Palembang dan Jakarta in telah menetapkan 40 cabang olahraga (cabor) yang akan dimainkan di Asian Games 2018.

Dari sekian banyak cabang olahraga yang dipertandingkan, nyatanya sebagian masyarakat Indonesia lebih familiar pada cabor seperti sepak bola, bulu tangkis, panahan, hingga angkat besi saja. Namun tahukan Anda, ada beberapa cabor asing yang perlu Anda ketahui. 

Kabaddi

FOTO: Shanu Flash/wikipedia

Kabaddi merupakan olahraga yang berasal dari India. Berasal dari kata “kai pidi”, yang jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah ‘berpegangan tangan’. Cabor ini sedikit mirip dengan permainan Gobak Sodor di Indonesia.

Tim yang bermain di Kabaddi sendiri terdiri dari tujuh pemain, di mana salah satu orang bertugas sebagai raider. Raider sendiri bertugas untuk menyentuh lawannya. Setelah itu raider kembali ke areanya dan harus berteriak kata Kabaddi sebanyak tiga kali.

Kurash

FOTO: Karate4master/wikipedia

Kurash merupakan jenis olahraga bela diri yang memiliki gerakan dasar saling membanting dengan mengaitkan baju khusus. Dalam bahasa Uzbekistan, Kurash artinya adalah mencapai tujuan dengan cara yang adil.

Olahraga ini memiliki teknik beladiri yang hamper mirip dengan judo dan gulat. Namun bedanya, atlet Kurash hanya diperbolehkan menggunakan bantingan atas dengan tangan dan tidak dianjurkan untuk membanting ke bagian bawah atau menggunakan kaki.

Sambo

FOTO: Interfase/wikipedia

Sama seperti Kurash, Sambo juga merupakan olaharaga bela diri yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018. Sambo sendiri adalah seni bela diri modern yang dikembangkan di Uni Soviet.

Indonesia sendiri akan mengirimkan satu wakilnya untuk bermain di cabor Sambo. Kontingen tersebut adalah Anggun Nurajijah. Dirinya terpilih mewakili Indonesia setelah sukses melewati seleksi yang berlangsung di Padepokan Judo Indonesia Ciloto.

Basket 3x3

FOTO: Magnus Manske/wikipedia

Cabang olahraga yang satu ini permainannya sama seperti bola basket pada umumnya. Namun bedanya, satu tim hanya terdiri dari empat pemain, di mana tiga di antaranya akan bermain di atas lapangan.

Basket 3x3 ini pun menjadi yang pertama tampil di Asian Games. Olahraga yang berada di bawah induk basket internasional (FIBA), juga akan ambil bagian pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

eSports

FOTO: Neokura/wikipedia

Pada Asian Games 2018, akan ada beberapa perlombaan baru yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Ajang terbesar di benua Asia ini untuk kali pertama akan menyelenggerakan perlombaan olahraga digital atau eSports.

eSports sendiri memiliki enam game berbeda yang akan dimainkan pada Asian Games 2018, yakni AOV, PES, League of Legends, Clash Royale, Hearthstone dan Starcraft 2. Namun cabor eSports tidak masuk dalam penghitungan medali, karena masih dalam percobaan.*** (SS)

SHARE