Pahami Transit dan Stopover Sebelum ke Luar Negeri - Male Indonesia
Pahami Transit dan Stopover Sebelum ke Luar Negeri
MALE ID | Relax

Liburan ke luar negegeri memang akan mendapatkan pengalaman yang berbeda. Selain karena memiliki budaya yang berbeda, juga Anda akan menemukan iklim hingga citara kuliner yang berbeda pula. Untuk bisa mendapatkan itu, tentu menggunakan travel agen akan lebih menyenangkan lagi, karena Anda tidak perlu dirumitkan untuk penginapan hingga memikirkan transportasi saat tiba di tempat liburan.

Photo by JESHOOTS.COM on Unsplash

Liburan ke luar negeri dengan travel agen, Anda hanya membawa diri dan peralatan wisata saja. Tetapi saat merencanakan perjalanan tersebut, agen travel akan menangakan apakah Anda tertarik mengambil stopover di suatu negara, sebelum lanjut terbang ke destinasi tujuan Anda? Kemduian ia menjelaskan jika Anda akan mengambil hal tersebut, stopover diperbolehkan maksimal 72 jam.

Atas rincian tersebut, stopover nampaknya seperti transit. Ya, secara sekilas, stopover dan transit memang hampir mirip, oleh karenanya sering dianggap sama dan tertukar penyebutannya. Namun sebenarnya kedua istilah dalam penerbangan itu cukup berbeda dalam praktik teknisnya.

Dilansir USA Today, transit biasanya tidak lama. Mulai dari 30 menit hingga 4 jam atau 20 jam lebih pada penerbangan internasional. Saat transit, penumpang bisa saja diminta awak kabin untuk tetap tinggal dalam pesawat sambil menunggu penumpang lain naik dan turun. 

Ada pula transit yang meminta penumpang untuk turun dan menanti di ruang tunggu. Sedangkan transit antar maskapai mewajibkan penumpang untuk mengambil bagasi dan check-in kembali.

Sementara stopover, memungkinkan Anda untuk berhenti di suatu negara lebih dari 24 jam sebelum sampai di destinasi tujuan akhir Anda. Bahkan sangat mungkin Anda bisa menginap di destinasi stopover.

Dengan jangka waktu yang panjang itu, Anda bisa keluar bandara, untuk jalan-jalan singkat mengitari kota atau negara tersebut. Fasilitas stopover biasa dimanfaatkan wisatawan untuk traveling murah.

Stopover diizinkan hingga 72 jam. Namun ada beberapa peraturan maskapai yang menetapkan biaya tambahan jika penumpang menginginkan stopover lebih dari periode tertentu.

Atas dasar itu pula, banyak maskapai yang memanfaatkan stopover untuk memanjakan penumpangnya. Misalnya Kenya Airways, menawarkan fasilitas safari gratis bagi penumpang yang stopover di Nairobi. 

Melansir laman Smarter Travel, Kenya Airways bekerja sama dengan Badan Pariwisata Kenya memberikan safari selama 4 jam di Taman Nasional Nairobi.

Namun, Anda yang baru pertama kali untuk bepergian dengan pesawat, perlu memperhatikan Etika Saat Berada di Bandara. *** (SS)

SHARE