The Tielman Brothers, Legenda Rock Tanah Air - Male Indonesia
The Tielman Brothers, Legenda Rock Tanah Air
Gading Perkasa | News

Hanya sedikit pria yang cukup familier dengan nama The Tielman Brothers. Band tertua asal Indonesia beranggotakan Andy, Reggy, Ponthon, Loulou dan Jane ini adalah kakak-beradik dari keluarga Tielman.

wikipedia

Ayah mereka, Herman Tielman berasal dari Kupang. Sedangkan sang ibu, Flora Lorine merupakan keturunan Jerman. The Tielman Brothers lahir atas tingginya minat Herman terhadap musik, lantas menurun ke anak-anaknya.

Pada formasi awal The Tielman Brothers, Herman berperan sebagai seorang gitaris. Jane, satu-satunya wanita di keluarga Tielman, dipercaya untuk menjadi vokalis utama. Sisanya, Andi memegang gitar, Reggy memainkan Banjo, dan Ponthon memetik senar bas.

Mengawali Kiprah di Surabaya
Herman sendiri adalah komandan KNIL (tentara Hindia Belanda), karena itu rumahnya di Surabaya kerap dijadikan tempat berkumpul rekan-rekannya. Dari sini, kelima anaknya sering unjuk kebolehan dengan bermain musik.

Mereka mendapat sambutan cukup meriah, bahkan dari para pejabat Hindia Belanda yang kagum melihat kemampuan mereka membawakan lagu-lagu sulit, seperti Tiger Rag atau 12th Street Rag.

Melihat antusiasme tersebut, Herman tidak buang-buang waktu. Ia menamai kelompok musik anaknya The Timor Rhythm Brothers. Alhasil, tawaran bermusik di acara-acara di Surabaya pun berdatangan.

Kelima anak muda ini mulai dikenal di seluruh penjuru tanah air. Mereka bahkan sempat diundang tampil oleh Presiden Soekarno di Istana Negara, Jakarta, Desember 1949.

Melebarkan Sayap ke Luar Negeri
Menginjak tahun 1957, The Timor Rhythm Brothers hijrah ke Belanda demi mengembangkan karier. Musik mereka disambut baik oleh masyarakat di sana. Tidak lama kemudian, mereka berganti nama menjadi The Four Tielman Brothers karena Jane mengundurkan diri.

Walau mendapat label sebagai grup rock & roll, masyarakat Belanda lebih sering menyebut musik mereka bergenre indorock, yakni perpaduan antara Indonesia, Barat dan akar musik keroncong.

Dari tanah kompeni, The Four Tielman Brothers melebarkan sayapnya ke Jerman dan Belgia. Mereka beberapa kali tampil dalam acara televisi internasional.

Salah satu perusahaan rekaman, Bovema, turut membantu mereka merilis single debut yang menjadi hits dalam sejarah musik pop Belanda.

Pada 1960, keempat pria ini kembali berganti nama, The Tielman Brothers. Ada satu personel baru bergabung, ia adalah Frank Luyten yang bertugas memainkan gitar.

Sekarang, pakar dan penikmat musik menyebut mereka sebagai The Beatles-nya Indonesia. Predikat itu agaknya sedikit keliru. Pasalnya, satu dekade sebelum grup asal Liverpool itu lahir, The Tielman Brothers telah mewarnai belantika musik dunia.

Tengok saja lagu-lagu mereka seperti Bossa Nova Baby, Tahiti Jungle, Little Bird, Ole Sio, Blue Bayou dan 18th Century Rock. Semuanya menarik untuk didengarkan, membuat Anda terbawa kembali ke era 60-an. [GP]

SHARE