Mengubah Wanita Posesif Menjadi Lebih Permisif | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Mengubah Wanita Posesif Menjadi Lebih Permisif
Gading Perkasa | Relationships

Boleh jadi, Anda tidak akan pernah tahu seperti apa karakter wanita posesif sampai akhirnya Anda memutuskan berkencan dengannya. Dan Anda sangat menghindari jenis wanita seperti ini. Masalahnya, ia sudah menjadi pasangan Anda.

male indonesia wanita posesifPixabay.com

Tak usah kaget, cemas apalagi emosi berlebihan. Tenang saja, kebingungan Anda menghadapi wanita posesif bisa selesai dengan cara-cara yang terbilang sederhana.

At least, lambat laun Anda akan membawa sang kekasih ke sikap lebih terbuka, dan tidak lagi kesal membabi-buta. Seperti apa saja cara yang dimaksud? Simak penjelasannya di bawah ya MALEnials!

Lebih Persuasif Selama Bergaul
Saat mengajaknya hangout ke lingkungan Anda, katakan saja bahwa ‘habitat’ Anda diisi oleh orang-orang baik. Kemampuan persuasi Anda bakal membuat dirinya lebih tenang membiarkan Anda bersama teman-teman Anda di lain waktu.

Pandai-Pandai Membagi Waktu
Salah satu sisi manis dari wanita posesif adalah, ia selalu ingin bersama Anda. Sayangnya, di momen tertentu, Anda tidak bisa menurutinya sehingga ia jengkel. Kalau sudah demikian, dampaknya cukup buruk bagi hubungan Anda berdua.

So, baik Anda maupun si dia harus pandai-pandai membagi waktu. Kapan harus bertemu, dan kapan sibuk dengan urusan masing-masing. Intinya, jangan bikin ia semakin tergantung pada Anda.

Mengenalkan ke Teman Wanita
Sebelum menjadi kekasihnya, Anda pasti sudah punya teman wanita, bahkan mungkin banyak. Teman wanita inilah yang akan menjadi target amarah kekasih Anda bila Anda tidak pernah menjelaskan kepadanya.

Alangkah baiknya Anda mengenalkannya pada “teman” tersebut. Paling tidak, sifat terbuka Anda membuatnya tahu bahwa mereka hanya sebatas teman, tidak lebih.

“Pasangan saya tergolong posesif. Setiap malam saya selalu ditanya sedang berada dimana, sama siapa, dan masih banyak lagi. Akhirnya suatu hari, saya ajak ketemu teman-teman, kecurigaannya pada saya pun hilang,” kata Tommy, seorang karyawan.

Tegas, tapi Tetap Lembut
Pertikaian dalam sebuah hubungan sebagian besar disebabkan buruknya penyampaian pendapat. Mendinginkan wanita posesif, Anda harus cukup jeli memilih intonasi dan pola kalimat.

Sebagai catatan, posisikan diri Anda dan si dia setara. Memang pria wajib lembut kepada wanita, tapi jangan lupa ketegasan agar tidak ada yang mendominasi.

Jangan Main Api
Tidak ada pembenaran dari segi apa pun jika Anda ‘bermain api’. Pukulan yang akan dirasakan kekasih Anda cenderung lebih besar daripada wanita normal.

Mau tahu kenapa? Hampir semua wanita posesif memakai kata hati ketimbang logika ketika berurusan dengan asmara. Tingkat kesetiaannya juga tidak usah diragukan lagi.

Menyimpan Keburukan di Masa Lalu
Bagi wanita normal, masa lalu tidak menjadi pikiran atau beban. Tapi itu tidak berlaku jika kekasih Anda posesif. Alih-alih kesal, ia justru sakit hati dan kecewa begitu mengetahuinya. Simpanlah masa lalu rapat-rapat. [GP]

SHARE