5 Momen Paling Ikonik dari Michael Jackson | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
5 Momen Paling Ikonik dari Michael Jackson
Sopan Sopian | News

Michael Jackson meroket menjadi bintang dunia pada awal 1980-an, tetapi warisannya sebagai Raja Pop justru lebih dari puncak kariernya. Terkenal sejak usia 11 tahun, ia adalah seorang superstar sejak usia pertengahan 20-an dan terus menjadi fenomena yang dicintai.

Menurut beberapa catatan, melalui kematiannya pada 25 Juni 2009 silam. Michael Jackson menjadi berita showbiz paling penting dan abadi pada abad ke-20. Karena ia memiliki lusinan momen yang berharga dan membentuk karier. Berikut setidaknya ada 5 momen paling ikoniknya.

Thriller


Album Thriller menjadi semua standar kesuksesan pop komersial Michael Jackson. Dirilis pada tanggal 30 November 1982, menjadi hits teratas di Hot 100 Billboard, termasuk kisah peringatan yang digerakkan oleh rock "Beat It" dan "Billie Jean" yang menyeramkan namun enak didengar. 

Album ini juga menjadikan Jackson sebagai artis pertama yang memenangkan delapan Grammy Awards dalam satu malam. Selain itu Thriller juga menjadi yang pertama sebagai lagu yang tetap berada di puncak tangga lagu selama 37 minggu.
 
Meskipun sempat posisinya menurun, Thriller kembali ke No. 1 ketika video mengerikannya dirilis setahun kemudian. Tarian zombie dalam video itu masih menginspirasi kelompok massa untuk menjadikan koreografi, dan album ini terus menjadi album terlaris di dunia.

The Moonwalk and His Glove

FOTO: Aavindraa/wikipedia

Pada 16 Mei 1983, Jackson mengejutkan dunia dengan moonwalk, langkah meluncur mundur yang ia adaptasikan dari tari jalanan. Dia memulai debutnya saat melakukan lagu “Billie Jean” untuk mengakhiri siaran Motown 25 NBC, sebuah penghargaan ulang tahun untuk label tersebut. 

Meskipun moonwalk terlihat di jalan-jalan, Jackson memoles gerakan itu dan mengangkatnya ke tingkat yang lebih tajam, menambahkan spin dan toe-stand-nya. The oonwalk menjadi gerakan tarian yang menentukan generasi. Dalam penampilan yang sama, Jackson kemudian memulai debutnya dengan satu sarung tangan putih bertatahkan berlian. Hal tersebut sebagai pilihan kostum yang menentukan penampilannya selama bertahun-tahun.

Para Penari yang Mengikuti


Sebelum video seperti "Beat It" dan "Thriller", Michael Jackson jarang memimpin tarian koreografi lengkap. Namun kemampuan Jackson yang luar biasa untuk memasangkan ketukan baru dengan gerakan presisi menambahkan kedalaman yang menawan ke videonya. 

Dalam "Beat It," tendangannya yang menepuk paha dan jepretan jari memimpin formasi anggota geng rival. Dalam "Billie Jean", ia menyelinap melalui jalan-jalan kota dengan gerak kaki dan berputar anggun. Gerakan zombie mengikuti itu di "Thriller", para penari menari di belakang Michael Jackson dengan lengan bergaya. Dalam video "Smooth Criminal," adalah hal terbaik yang menangkap kombinasi dari kehalusan tariannya. Bahkan tarian yang dibuatnya miring 45 derajat ke depan.

Memimpin Jackson 5

FOTO: We hope/wikipedia

Karena namanya melambung saat dewasa (1980-an), tidak sedikti yang melupakan masa lalunya, di mana ketika remaja dirinya sempat juga menjadi sensasi Motown di tahun 70-an dengan grup band berisi lima bersaudara yang didirkan ayahnya, Jackson 5. Saat itu aa dikenal sebagai anak ajaib anak ajaib dengan karisma ceria dan bakat tari alami.

Di Jackson 5, Michael Jackson juga memimpin saudara-sauranya, yakni Jackie, Tito, Jermaine, dan Marlon. Dengan empat single-nya, band miliknya berhasil menghantam puncak tangga lagu Billboard, Jackson 5 adalah salah satu kelompok kulit hitam pertama yang menarik khalayak dari beragam ras. Dengan hits seperti "ABC" dan "I Want You Back", Jackson menyusuri jalannya menuju bintang dunia.

We are the World


Pada tahun 1985, Michael Jackson menggunakan ketenarannya sebagai mega-bintang internasional untuk menulis lagu bersama Lionel Richie berjudul "We are the World". Lagu tersebut untuk mendukung bantuan kelaparan Afrika. 

Bersama produser Quincy Jones, mereka merekam lagu tersebut dan dinyanyikan sekitar tiga lusin vokalis paling terkenal pada saat itu, termasuk kepala berita Stevie Wonder, Diana Ross, Billy Joel, Tina Turner, dan Ray Charles. 

Rekaman amal tersebut kemudian dirilis pada tahun 1985 sebagai single dan mendulang bantuan luar biasa di bawah naungan Amerika Serikat untuk Afrika. Bahkan menurut laman biography bantuan itu masih terus beroperasi hingga saat ini. 

Kini hal paling ikonik yang tidak pernah terlupakan dunia perihal sosok Michael Jackson adalah jaket hitam emas-brokatnya, dan itu tidak bisa dipungkiri sebagai ciri khas yang menonjol dari seorang bintang dunia hingga akhir hayatnya. *** (SS)

SHARE