Bikin Melotot, Industri Gulat Ini Isinya Wanita | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Bikin Melotot, Industri Gulat Ini Isinya Wanita
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Sejatinya industri gulat, seperti World Wrestling Entertainment (WWE) lebih banyak diisi oleh atlet-atlet pria daripada wanita. Sebut saja beberapa pegulat yang telah memetik buah manisnya yang kini menjadi terkenal, The Rock, John Cena, atau Roman Reigns. 

FOTO: Cingulata Illiger/wikipedia

Tetapi, bagi Anda penikmati olahraga ekstrem ini, Anda perlu tahu industri gulat dari Jepang, yakni Stardom atau World Wonder Ring Stardom. Dijamin Anda akan mantengin terus olahraga ini. Mengapa tidak, para atlet yang ada di dalamnya semuanya wanita. 

Kendati isinya wanita semua, Anda akan tidak akan dibuat menyesal. Karena Stardom juga tidak kalah intens seperti WWE. Selain itu, industri gulat yang didirikan pada 2010 ini juga memiliki martial arts, karena banyak melibatkan tendangan dibanding grappling atau bantingan. 

Bahkan di Stardom juga tidak hanya menghadirkan single match, namun ada juga tag team hingga hardcore seperti death march di Stardom. Kadang, pertandingan nggak selalu berlangsung di ring juga.

Berlatang Belakang Model
Meski kerap beradu fisik, nyatanya para atlet di Stardom ini kebanyakan memiliki latar belakang model. Hal tersebut tidak terlepas dari sejarah berdirinya industri gulat Stardom itu sendiri. 

Fuka Kakimoto, Setelah pensiun dari gulat profesional pada 29 Maret 2010, ia kemudian mengajak dan melatih Yuzuki Aikawa, model Platinum Production, agensi model yang sama dengannya, untuk berkarir dalam gulat profesional. Setelah bertemu dengan mantan promotor JDStar April 2010, Hiroshi "Rossy" Ogawa, Fuka kemudian melatih beberapa wanita lainnya seperti Arisa Hoshiki, Eri Susa, Kairi Hojo, Mayu Iwatani, Yoko Bito, dan Yoshiko.

Pada 7 September 2010, Ogawa mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan bahwa nama industri barunya adalah World Wonder Ring Stardom. Stardom mengadakan acara pertama pada tanggal 23 Januari 2011, di Tokyo. Selama musim panas 2011, Stardom memperkenalkan dua kejuaraan pertamanya, World of Stardom dan Wonder of Stardom Championships.

Kemudian, pada bulan Oktober, Stardom memulai turnamen tag team Goddesses of Stardom pertama, yang memuncak pada 27 November dalam penobatan Goddess of Stardom Champions pertama.

Ryogoku Cinderella adalah acara terbesar dalam sejarah World Wonder Ring Stardom, yang berlangsung pada 29 April 2013.  Ini adalah acara joshi pertama yang diselenggarakan di Ryogoku Kokugikan Tokyo dalam enam tahun. Acara ini juga menjadi acara pensiun pegulat pertama Stardom, Yuzuki Aikawa.

Menerbitkan Buku yang Berisi Foto Pemodelan
Setelah Yuzuki Aikawa memutuskan untuk hengkang dari industri gulat, Stardom memulai edisi kedua yang disebut sebagai "Chapter Two". Dalam edisi ini, Stardom mempromosikan dua jagoan tag team, Kairi Hojo dan Natsumi Showzuki. Mulai dari titik ini, Stardom mulai menggeliat hingga akhirnya pada September 2014 mendirikan cabang promosinya di Amerika dengan mengangkat pegulat wanita bernama Melissa untuk menduduki kursi presiden.

Kemudian, di tahun 2018, tepatnya pada 18 Februari lalu, Stardom mengumumkan pembuatan gelar aktif ketujuh, Future of Stardom Championship, gelar ini ditujukan untuk pegulat dengan pengalaman kurang dari dua tahun dalam gulat profesional atau di bawah usia 20 tahun.

Meski para pegulat ini memiliki otot di luar wanita biasanya. Namun, seperti JDStar, Stardom juga memberi penekanan besar pada daya tarik fisik para atlet gulatnya, bahkan industri gulat wanita ini menerbitkan beberapa buku foto dan kalender pemodelan dari para atlet gulatnya, dan itu rutin dilakuakn setiap tahun. *** (SS) 

SHARE