Ambisi Besar Google Terjun ke Industri Game | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Ambisi Besar Google Terjun ke Industri Game
Gading Perkasa | Digital Life

Raksasa teknologi Google tampaknya mulai tertarik mencoba terjun di industri game. Mereka dikabarkan tengah menyiapkan layanan streaming, hardware gaming, bahkan juga menggaet pihak developer (pengembang) game agar berada di bawah naungan mereka.

 

Robert Scoble/flickr

Kabar mengenai Google yang ingin merambah industri game tersebut semakin jelas. Setelah adanya proyek streaming game yang diberi kode nama Yeti.

Di sela-sela perhelatan Game Developer Conference Maret 2018 lalu, perwakilan Google diketahui bertemu dengan sejumlah perusahaan game terbesar guna mengukur minat serta menjaring mereka ke dalam platform streaming game besutan Google.

Tidak berhenti di situ, Google juga disinyalir turut andil di ajang Electronic Entertainment Expo yang telah digelar pada 12 Juni - 14 Juni 2018.

Mengutip Kotaku, pergerakan ini bukan sekadar mengukur dan menjaring pihak pengembang, melainkan juga ambisi Google yang hendak melakukan hal lebih besar seperti membeli studio game.

Meski demikian, pihak Google sampai sekarang masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan belum memberikan tanggapan secara resmi terkait keinginannya menembus industri game dunia.

Layanan streaming yang dikembangkan Google diprediksi akan membuat gamer tak perlu lagi memikirkan spesifikasi komputer high end buat memainkan game.

Google menyimpan berbagai game di markasnya, lalu komputer yang dibekali spesifikasi tinggi milik perusahaan akan melakukan proses rendering.

Sekadar informasi, pendekatan ini sama halnya seperti yang dilakukan oleh layanan streaming NVDIA GeForce Now. Gamer tinggal terhubung dengan layanan cloud dan bisa memainkan game apa pun.

Lewat cara itu, gamer tak perlu kartu grafis atau konsol high specification untuk bermain. Sekarang bayangkan, jika Anda dapat bermain game FIFA 10 dalam tab di peramban Google Chrome.

Sebagaimana dilansir dari Android Central, layanan ini kabarnya akan terintegrasi dengan Youtube. Bila pemain menemukan kesulitan, tak perlu repot mencari petunjuk, cukup menekan satu tombol.

Namun, kabar kemunculan konsol gaming Google terhitung sepi. Mengingat mereka justru lebih berfokus mengembangkan layanan streaming game daripada membuat hardware.

Strategi tersebut dinilai meniru kesuksesan NVIDIA di ranah industri game yang telah mengoptimalisasi setiap platform. [GP]

SHARE