Dibalik Praktisnya Sendal Jepit, Ini Risikonya | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Dibalik Praktisnya Sendal Jepit, Ini Risikonya
Gading Perkasa | Sex & Health

Sandal jepit adalah alas kaki yang akrab ditemui di kehidupan manusia sehari-hari. Entah dipakai di rumah, hangout bersama teman-teman atau bahkan pergi ke pantai menyaksikan ombak lautan.

Sandal-Jepit-Male-Indonesiapixabay.com

Gaya sandal jepit juga terdapat di berbagai budaya, baik timur dan barat. Dari Indonesia, Jepang, Mesir, Yunani hingga tanah Italia. Keunggulan utama alas kaki ini yaitu menimbulkan kesan nyaman dan santai.

Tapi tahukah Anda, di balik kenyamanan memakai sandal jepit, ada bahaya yang menghantui? Itu betul MALEnials, bila Anda menggunakan sandal terlalu sering, beberapa masalah kesehatan berpotensi timbul. Berikut penjelasannya, sebagaimana dilansir dari Step to Health:

Berkurangnya Bantalan Telapak Kaki
Waktu Anda melangkah, maka akan ada kekuatan yang mengalir. Kekuatan ini merupakan dampak yang muncul bukan cuma untuk kaki, melainkan juga seluruh tubuh.

Sayangnya, bahan sandal yang notabene sol karet tidak akan cukup menopang berat badan Anda. Selain itu, bentuknya agak datar dan dapat menyebabkan kebiasaan berjalan yang buruk, termasuk nyeri di sekitar otot kaki dan pinggul.

Kaki Kehilangan Perlindungan
Sandal jepit memang mempunyai tampilan yang terbuka. Oleh karenanya, kaki Anda rentan terhadap cedera, luka bakar, sengatan dan berbagai faktor alam lainnya. Kelemahan sandal yakni tidak menutupi kaki Anda, tapi justru membiarkan kaki terkena kontaminasi.

Dalam kasus yang lebih gawat, dampak dan paparan berlebih juga akan memengaruhi ujung saraf. Akibatnya menimbulkan masalah pada sistem saraf yang berfungsi mengatur panas di tubuh Anda.

Penyakit Kulit
Kemungkinan terburuk yang akan menyerang, bertumbuhnya jamur --berkaitan dengan kelembapan. Jamur semakin banyak ketika musim panas tiba, karena kelembapan dan mikroorganisme dari beberapa wilayah tropis.

Kendati demikian, tidak semua pakar dan ahli setuju pada pendapat tersebut. Malah, pemakaian sandal jepit di musim panas dianggap memberikan pernapasan dan udara segar ke area kaki.

Mereka juga menduga, sandal bisa menguntungkan lantaran membantu mengeringkan kaki sekaligus mencegah kontak langsung dengan mikroorganisme.

Pihak lain tidak merekomendasikan penggunaan sandal. Alasannya, pemaparan kaki ke sejumlah mikroorganisme dinilai berbahaya. [GP]

SHARE