Fakta Ikon Basket Michael Jordan yang Terabaikan | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Fakta Ikon Basket Michael Jordan yang Terabaikan
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Superstar basket Michael Jordan adalah salah satu atlet paling sukses, populer, dan kaya dalam sejarah olahraga, Olimpiade, dan olahraga profesional. Hingga akhirnya, pemilik nama lengkap Michael Jeffrey Jordan itu menjadi legenda sekaligus ikon NBA.

Michael Jordan, Slamdunk Contest, Chicago, IL, 1988/FOTO: Cliff/flickr

Sebagai legenda NBA, Jordan pernah enam kali merajai NBA bersama klub Chicago Bulls (1991-1993, 1996-1998). Ia juga pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik. Biografinya di situs resmi NBA menyatakan: "Dengan aklamasi, Michael Jordan adalah pemain bola basket terbesar sepanjang masa."

Jordan adalah salah satu atlet yang paling efektif untuk "dipasarkan" dan dianggap berperan dalam mempopulerkan NBA di seluruh dunia pada 1980-an dan 1990-an. Pada tanggal 6 Oktober 1993, Jordan mengumumkan pengunduran dirinya, dengan alasan kehilangan keinginan untuk bermain. 

Selain itu alasan lain ia pensiun diri karena ayahanya yang meninggal dibunuh pada pada 23 Juli 1993, di sebuah tempat istirahat jalan raya di Lumberton, North Carolina, oleh dua remaja, Daniel Green dan Larry Martin Demery. Kemudian ia sempat kembali bermain NBA pada 1995 dan memutuskan pensium dari dunia basket sejak tahun 2003 lalu, setelah itu ia memilih menjadi pengusaha properti. 

Lalu seperti apa fakta lain yang terabaikan dari sang legenda? Berikut fakta-fakta menarik dari pemilik nama terkenal Air Jordan ini yang mungkin belum Anda tahu.


Michael Jordan (2014)/FOTO: Will Be Continued/wikipedia

Michael Jordan Diajari Menjahit dan Bersih-Bersih
Michael Jordan lahir pada 17 Februari 1963, di Brooklyn, New York, salah satu dari lima anak James dan Deloris Jordan. Ayahnya bekerja sebagai supervisor pabrik General Electric, dan ibunya bekerja di bank. Ayahnya mengajarinya untuk bekerja keras dan tidak tergoda oleh kehidupan jalanan. Ibunya mengajarinya menjahit, bersih-bersih, dan mencuci pakaian.

Jordan Takut dengan Air
Kenangan pahit masa kecil telah menyebabkan bintang NBA ini takut air. Ketika Jordan masih kecil, ia melihat salah satu teman baiknya tenggelam di air. Ini membuat Jordan fobia air. Pada usia 11 tahun, Jordan hampir tenggelam di sebuah kamp baseball yang menambah ketakutannya terhadap air. Sampai saat ini, Jordan masih merasa takut jika berada di sekitar perairan besar atau ketika di perahu kecil.

Meniru Kebiasaan dari Ayahnya
Michael Jordan memiliki kebiasaan menjulurkan lidah keluar dari mulutnya, sambil berkonsentrasi dan terutama saat "mencelupkan" atau menembak bola basket. Kebiasaan itu meniru dari kebiasaan ayahnya, di mana ayahnya akan melakukan hal yang sama sambil mengotak-atik mobil dan elektronik saat diperbaiki.

Keturunan Afrika-Amerika ke-3 Pemilik Tim NBA
Michael Jordan mengambil alih sebagian kepemilikan Washington Wizards pada tahun 2000. Pengambilalihan itu menjadikan ia sebagai orang Afrika-Amerika ke-3 untuk menjadi pemilik tim di NBA. Tetapi duduk di bangku perusahaan tidak memuaskannya lama dan pada tahun 2001, Jordan bergabung dengan Wizards sebagai pemain. Tim yang biasanya pada tingkat keterampilan bermain rata-rata, unggul dengan penambahan dan mencapai babak playoff NBA untuk tahun itu.

Menyumbangkan Semua Gaji Tahun Pertamanya Saat di Wizards
Tragedi 9/11 WTC, membuat Jordan ikut menyumbangkan gaji penuhnya untuk upaya bantuan. Sumbangannya termasuk $ 100,000 untuk membantu anak-anak yang kehilangan orang tua mereka dari bencana dan $ 900.000 ke organisasi lain yang terlibat dalam pekerjaan bantuan.

Sebagai Tren Basket
Michael Jordan dikaitkan dengan memulai tren basket mengenakan celana pendek longgar, bentuk celana pendek pas, Tren tanda tangan bola basket, sampai olahraga tanpa rambut alias botak, juga karena Michael Jordan. *** (SS)

SHARE