Tahun 2019, Televisi akan Pudar Oleh Fitur Ini - Male Indonesia
Tahun 2019, Televisi akan Pudar Oleh Fitur Ini
MALE ID | Digital Life

Tahun 2019 memang masih jauh. Hanya saja ada satu hal patut menjadi perhatian di masa mendatang. Yaitu kebiasaan seseorang yang bakal lebih lama berselancar di dunia maya alias internet daripada menonton televisi.

tahun 2019 - Male Indonesiapixabay.com

Sejatinya fenomena itu belum begitu terlihat hingga tahun ini. Namun, menurut perusahaan analisis Zenith, di tahun 2019 orang-orang akan menghabiskan waktunya lebih banyak untuk bermain internet dan perlahan-lahan meninggalkan televisi.

Melalui data terbaru, Zenith memperkirakan, setiap orang nantinya akan mengalokasikan waktu sekitar 170,6 menit (2 jam 50 menit 36 detik) per hari dalam bermain internet di 2019.

Kegiatan tersebut antara lain menyaksikan video di Youtube, berbagi foto di Facebook atau Instagram, serta berbelanja di e-store atau toko online.

Sementara kegiatan menonton televisi, orang-orang hanya menghabiskan waktu yang lebih sedikit, yakni sekitar 170,3 menit (2 jam 50 menit 18 detik).

Seperti dilansir dari Recode, transisi global dari televisi ke internet sebagai sarana hiburan utama sudah dirasakan sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi, transisinya berjalan lebih cepat dari yang diperkirakan.

Pada 2017, Zenith pernah memprediksi, televisi masih lebih populer di tahun 2019. Menariknya, hanya berselang satu tahun, mereka mengubah prediksinya.

Hal ini turut berpengaruh terhadap bidang periklanan, yang disinyalir akan lebih gencar berhamburan di dunia maya dibandingkan TV pada 2019 mendatang.

Menjamurnya berbagai perangkat mobile alias smartphone dari tiap-tiap vendor dengan harga cukup terjangkau juga telah mempercepat adopsi internet di seluruh dunia.

Kebiasaan seseorang turut berubah drastis, dari aktivitas offline menjadi online. Sebagai contoh, beberapa orang kini lebih tertarik belanja di e-store semacam Tokopedia, Bukalapak, Shopee, atau e-Bay daripada harus mengunjungi toko fisik di pusat perbelanjaan.

Tahun 2019 nanti, smartphone akan sangat berkontribusi untuk seluruh pertumbuhan konsumsi internet. Bahkan jumlahnya akan mengungguli semua konsumsi media. Termasuk waktu yang dihabiskan seseorang ketika sedang menyaksikan film di bioskop, mendengarkan radio, membaca koran serta majalah.

Bagaimana dengan Indonesia?
Di Indonesia, riset Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) yang melibatkan 2.500 responden mengungkap adanya kaitan antara tingginya pengguna internet dengan pesta politik pemilihan pimpinan daerah serentak di berbagai penjuru tanah air, dan tentunya Presiden.

Menurut Henri Kasyfi Soemartono selaku Sekretaris Jenderal APJII, terdapat 50,26% dari total pengguna internet di Indonesia yang secara rutin mengakses berita sosial. 36,94% pengguna mengonsumsi berita politik.

“Prediksi kami, terjadi lonjakan pencarian mengenai politik karena konten seperti itu disajikan di media sosial,” kata Andy Zaky, CEO Teknopreneur yang bekerja sama dengan APJII dalam survei tersebut. [GP]

SHARE