Dampak Positif Punya Atasan dengan Sikap Buruk | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Dampak Positif Punya Atasan dengan Sikap Buruk
Gading Perkasa | Works

Mempunyai atasan bersikap buruk atau sering menyalahkan karyawannya memang agak menyebalkan. Segala perbuatan selalu salah di matanya, padahal Anda sudah berupaya semaksimal mungkin.

atasan bersikap buruk - male IndonesiaRawpixels.com

Walau begitu, Anda mungkin tidak pernah mengira bahwa atasan bersikap buruk tak selalu membawa dampak buruk buat Anda. Bahkan boleh jadi karena dirinya Anda akan berkembang lebih baik. Kok bisa?

Ketahuilah MALEnials, banyak sekali hal yang diperoleh dari atasan bersikap buruk kepada Anda. Apa saja? Simak rangkuman berikut, seperti dilansir dari berbagai sumber.

Belajar Menerima kesalahan
Atasan tidak ingin mendengar segala alasan atau sanggahan Anda. Sehingga, Anda akan belajar bagaimana caranya mengakui dan menerima kesalahan, bertanggung jawab terhadap hal yang boleh dilakukan dan tidak.

Lebih Teliti
Anda mencatat setiap hal penting, mendokumentasikan bahkan menyimpan berkas secara rapi dan teratur. Itu semua karena Anda sadar, masalah akan timbul bila mengabaikannya. Gampangnya, Anda jadi lebih teliti.

Berusaha Lebih Keras
Suka tidak suka, Anda akan berusaha jauh lebih keras dibandingkan yang biasa Anda lakukan. Tujuannya hanya satu, supaya atasan menerima jerih payah Anda.

Bukan berarti Anda takut atau malas berdebat dengan atasan, justru Anda harus balas dendam. Ya, dalam konteks yang positif.

Tak Mudah Tersinggung
Tiada hari tanpa kena semprot atasan. Atau boleh dibilang Anda sudah hafal kata-kata seperti apa yang akan keluar dari mulutnya. Mungkin saja awalnya Anda kesal, namun seiring waktu, Anda akan terbiasa dan lebih tahan banting.

Justru omelan atasan menjadi pemicu semangat Anda dalam menuntaskan pekerjaan sebaik-baiknya.

Menjadi Pendengar yang Baik
Sekali lagi, atasan bersikap buruk cenderung mustahil memberi izin kepada siapapun yang menyanggah apalagi menentang perkataannya. Apa yang bisa Anda perbuat?

Yaitu mendengarnya sampai selesai dan meski bikin bosan, Anda sedang belajar bagaimana menjadi pendengar yang baik bagi orang lain.

Membuktikan Hasil Tanpa Berharap Tinggi
Anda tahu ia atasan yang buruk, dan secara otomatis sangat pelit terhadap penghargaan. Oleh karenanya, Anda tidak lagi berharap terlalu tinggi.

Seluruh tugas yang diberikan Anda selesaikan tepat waktu. Anda ingin membuktikan hasil, terlepas dari tidak adanya penghargaan.

Agaknya atasan buruk bikin Anda jengkel. Hanya saja, ingatlah bahwa setiap atasan di kantor juga punya sisi positif dan pelajaran berharga yang bisa kita ambil. [GP]

SHARE