Anda yakin? Ingin Melajang Saat Sudah Berpasangan - Male Indonesia
Anda yakin? Ingin Melajang Saat Sudah Berpasangan
MALE ID | Relationships

Rasa bimbang antara lajang dan hubungan selalu menyelinap ketika hubungan sudah berjalan lama. Berbeda ketika awal hubungan semua terasa indah, percakapan menarik, kenyamanan, serta kepercayaan mulai tumbuh. Keraguan justru datang saat semua berjalan begitu lama.

Lajang dan Hubungan - Male IndonesiaPhoto by Daniel Silva Gaxiola on Unsplash

Bahkan, terkadang ketika keraguan itu menggerogoti keyakinan, selalu muncul pertanyaan, apakah wanita yang kini bersama adalah benar-benar yang diinginkan dalam hidup? Kadang rasa bosan namun takut meninggalkan menjadi keputusan berat. Jika memutuskan untuk pergi meninggalkan si dia, otomatis status akan menjadi single, jika bertahan rasa bosan dan tekanan batin menyelimuti.

Hal ini juga sama apa yang dialami Abi, pria asal Kepulauan Riau ini bimbang. Ada rasa ketidakyakinan jika wanita yang dikencaninya selama ini ragu untuk dibawa ke masa depan. Namun, ia bimbang karena tidak ingin statusnya berubah menjadi lajang. 

"Bukan itu juga sih kadang alasannya, nyari wanita juga kadang susah-susah gampang. Malesnya sih pas proses pendekatannya itu. Butuh waktu, materi, dan lainnyalah," ucap pria yang bekerja sebagai videografer itu. Jika sudah seperti ini, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut ini saat memutuskan antara lajang dan hubungan Anda ingin tetap dilanjutkan.

Tentukan Prioritas Utama
Setiap orang yang memiliki karir, tentu waktu adalah hal yang sangat diperlukan. Apalagi jika wanita yang ia kencanki selalu meronrong waktu dan bertemu. Tetapi Anda perlu ingat impian Anda, yakni memiliki hubungan jangka panjang yang bisa melengkapi hidup Anda sendiri.

Berada dalam suatu hubungan membutuhkan pengorbanan, termasuk membuat pilihan setiap hari. Anda perlu mencari waktu untuk menyeimbangkan kehiudpan pribadi Anda dengan karir dan mencari waktu untuk kehidupan pribadi Anda dengan asmara Anda.

Beri Waktu untuk Diri Sendiri
Apakah Anda adalah pria yang baru saja meninggalkan wanita yang Anda cintai? Jika iya, kemudian ingin kembali pada dunia romansa untuk menggantikan sang mantan, ini adalah ide buruk jika Anda tidak memiliki waktu untuk merefleksikan diri.

Justru ketika Anda telah memutusan untuk berpisah dengan pasangan Anda. Ini mungkin adalah waktu terbaik untuk menjalani kehidupan lajang yang bahagia. Refleksi diri biasanya muncul setelah hubungan itu selesai, karena jauh lebih mudah untuk memahami situasinya secara objektif ketika Anda tidak lagi bersama orang lain.

Tidak ada salahnya memang Anda kemudian memasuki acara sosial atau aplikasi kencan, namun tidak lebih dari untuk menggantikan mantan Anda. Lebih baik, temukan beberapa acara santai dan beri diri Anda sendiri waktu untuk menyendiri dan menyembuhkan persoalan romansa Anda yang pernah gagal.

Yakinkan Diri untuk Berkomitmen dengan Satu Wanita
Komitmen adalah hal terberat dalam suatu hubungan. Karena hal ini melibatkan waktu, emosi, energi, dan kesetiaan. Memiliki mata pengembara adalah tanda besar bahwa Anda mungkin tidak siap untuk menetap dengan satu orang tertentu saja.

Artinya, jika ada pasangan potensial lain dalam hubungan Anda, dan Anda tetap mempertahankannya dan ingin melihat cerita Anda berakhir dengan siapa nantinya, ini justru akan memperburuk dan memperumit diri Anda sendiri dalam suatu hubungan. Sebaliknya, jika Anda berada di suatu titik dalam kehidupan di mana setia itu mudah, maka berkomitmen pada romantisme yang baru (kekasih baru) bisa menjadi mudah. 

Nah, dari pemaparan tersebut, Anda tinggal memilih dari rasa bimbang Anda. Lebih baik mana, antara lajang dan hubungan? Tinggal Anda yang menentukan. Jika merasa bahagia menjadi lajang, lakukanlah. Jika tidak ingin, berkomitmenlah pada satu orang. ** (SS)


 

SHARE