Kota yang Menjadi Jejak Kaisar Terakhir di Rusia - Male Indonesia
Kota yang Menjadi Jejak Kaisar Terakhir di Rusia
Gading Perkasa | Relax

Di antara 11 kota tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2018 di Rusia, ada satu kota yang menyimpan keunikan tersendiri dibandingkan kota lain, yakni Yekaterinburg. Kira-kira apa yang membuatnya demikian?

magical-world/wikipedia

Menyandang predikat kota terbesar keempat di Rusia, Yekaterinburg kerap disebut sebagai pusat seni dan budaya paling berkelas.

Kota ini juga merupakan pusat administrasi Sverdlovsk Oblast, berada di Sungai Iset timur, Pegunungan Ural, di tengah-tengah Benua Eurasia, perbatasan antara Eropa dan Asia.

Fasilitas olahraga di kota Yekaterinburg bahkan boleh dibilang sangat memadai. Terdiri dari total 1.728 fasilitas, mencakup 16 stadion sepak bola, 440 ruang olahraga serta 45 kolam renang.

Seluruh fasilitas tersebut digunakan untuk semua kompetisi bergengsi, salah satunya Piala Dunia 2018 yang mulai bergulir 14 Juni mendatang.

Bukan cuma sebagai pusat olahraga, Yekaterinburg adalah rumah bagi industri. Seperti yang telah diketahui, industri baja menjadi sektor ekonomi utama di sini. Namun sekarang sudah menyatu dengan budaya populer.

Pawel Maryanov/wikipedia

Sebut saja keberadaan bar, klub malam, penampakan graffiti di berbagai sudut, yang membuat kota semakin berwarna dan tidak kaku. Alhasil banyak orang menobatkan Yekaterinburg sebagai “The Manchester of Russia”.

Perkembangan seni di kota tersebut sangatlah deras. Salah satunya musik eksperimental. Di sini, aliran musik eksperimental merupakan kombinasi antara beatbox dan electronic dance music, yang digunakan untuk menggambarkan metafora masa lalu mengenai Urals.

Keunikan lainnya yaitu tarian shamanic, yang dipadukan bersama vokal bergaya tradisional kuno sewaktu menggelar upacara. Tujuannya mengenang masa lalu sekaligus memeriahkan upacara itu.

Bila Anda sedang merencanakan liburan ke Rusia sembari menyaksikan Piala Dunia 2018, jangan lupa berkunjung ke situs Church on The Blood. Sebuah gereja terkenal, menceritakan Nicholas II, kaisar terakhir di Rusia dan keluarganya yang dieksekusi mati.

wikipedia

Bangunan atasnya berupa gereja, namun ruang bawah tanah tetap dipertahankan keasliannya sebagai rumah keluarga Nicholas II kala dibumihanguskan oleh Bolshevik.

Puas berjalan-jalan, saatnya memanjakan lidah Anda di kota ini. Datangi beberapa tempat makan seperti Stroganov-Grill (restoran steak and barbeque bergaya Eropa Timur), Balkan Grill (cita rasa Eropa Tengah), Ratatuy (rumah makan vegetarian), Moi Drug Olive (menyajikan hidangan laut).

Ingin bersantai di bar pada malam hari? Banyak sekali pilihannya. Mulai dari The Rosy Jane, Grenkipub, Piv & Ko, Tri Tolstyaka, Clearbarn, Spletni, Moskva Bar, serta masih banyak lagi. [GP]

SHARE