Misteri Pencurian Tengkorak Kepala Suku Apache | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Misteri Pencurian Tengkorak Kepala Suku Apache
Gading Perkasa | Story

Di tahun 2009, tepatnya 100 tahun pasca kematian Geronimo (pemimpin suku Apache) terjadi masalah, yaitu pencurian tengkorak dirinya oleh sekelompok orang.

Ben Wittick/wikipedia

Keturunan Geronimo telah menggugat Skull and Bones, kelompok rahasia yang mempunyai kekuatan dan sangat berpengaruh di Amerika. Mereka menuduh anggota Skull and Bones melakukan pencurian tengkorak leluhurnya di tahun 1918.

“Saya sangat yakin dan percaya dari hati saya, bahwa arwahnya tidak pernah dilepaskan,” tutur cucu lelaki Geronimo, Harlyn Geronimo kala itu.

Sedangkan Geronimo sendiri meninggal dunia sewaktu menjadi tawanan perang di Fort Sill, Oklahoma, Amerika Serikat pada 1909.

Tradisi lama di antara anggota Skull and Bones menyatakan, Prescott S. Bush, ayah George Bush dan kakek dari mantan Presiden Amerika, George W. Bush adalah dalang di balik pencurian tengkorak Geronimo.

Dikisahkan, Prescott masuk ke dalam kuburan dengan beberapa temannya selama Perang Dunia I. Tengkorak yang berhasil ia curi pun dipajang di lemari kaca di rumah basecamp Skull and Bone, New Heaven.

Dugaan itu memperoleh verifikasi pada tahun 2005, ketika seorang sejarawan menemukan sebuah surat yang ditulis di tahun 1918 dari seorang anggota Skull and Bones.

wikipedia

Surat ditulis oleh Winter Mead kepada F. Trubee Davison, sesama anggota perkumpulan. Dalam surat tertulis bahwa Prescott Bush telah mencuri tengkorak Geronimo dari kuburan di Fort Sill.

Namun anggota Skull and Bones yang menjaga kerahasiaan organisasi mereka tidak dapat dihubungi oleh awak media untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Di sisi lain, beberapa sejarawan lokal dan antropolog di Oklahoma justru meragukan kisah tersebut. Mereka tidak menemukan bukti kuat bahwa kuburan Geronimo pernah diacak-acak.

Bahkan mereka percaya, tengkorak yang dipajang di markas Skull and Bones bukanlah milik Geronimo. Sebab, di tahun 1918, makam itu sama sekali tidak memiliki tanda.

Ada kemungkinan, anggota kelompok mencuri tengkorak yang salah. Kisah ini tetap menjadi misteri yang belum terungkap sampai sekarang.

Skull and Bones didirikan pada 1832, beranggotakan orang-orang berpengaruh yang punya latar belakang atau reputasi bagus. Reputasi mereka terkait elit kekuasaan juga turut berkembang.

Banyak tokoh terkemuka Amerika yang merupakan anggota Skull and Bones, termasuk George W Bush, Prescott Bush, George HW Bush, dan Jonathan Bush. [GP]

SHARE