Kembali Menjadi Tren, Bergaya dengan Dad Shoes - Male Indonesia
Kembali Menjadi Tren, Bergaya dengan Dad Shoes
MALE ID | Looks

Tren fashion akan selalu berulang, kita ambil contoh dad shoes. Dulu, tepatnya di era 80-90an, tidak ada pria mau mengenakan sepatu ini, kecuali mereka yang sudah berumur atau menginjak kepala empat.


Photo by Jake weirick on Unsplash

Kendati belum ada informasi rinci terkait siapa yang mempopulerkannya kembali di tahun 2017 lalu, ugly dad shoes kembali marak digunakan setelah Balenciaga merilis Triple S sneakers. Banyak pemerhati fashion menduga, tren “sepatu ayah” akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan.

Berbagai brand ternama saling berlomba menciptakan dad shoes berteknologi mutakhir. Sebut saja Nike yang merilis Hyperadapt 1.0 (diklaim bisa mengikat tali secara otomatis), Adidas dengan teknologi sol boost hingga Puma NRGY Beeds.

Kira-kira, mengapa tren dad shoes kembali naik daun dan digandrungi kaum milenial? Inilah beberapa spekulasi yang menyebar.

Menjamurnya gaya streetwear


Photo by Corey Saldana on Unsplash

Tren streetwear yang menjamur bisa dibilang sebagai alasan paling kuat. Penampilan cenderung acak-acakan serta celana jeans belel adalah kewajiban. Gaya ini sudah terlihat sejak perhelatan New York Fashion Week, Februari 2017 silam.

Penampilan ala streetwear mengingatkan kita pada era 80-an, ketika graffiti dan breakdance mulai tumbuh di New York, Amerika.

Bahkan brand yang bergelut di dalamnya tak sedikit. Sebutlah Supreme, Staple, Atmos, Diamond Supply, Vans dan masih banyak lagi. Seluruhnya tumbuh dari kultur jalanan kaum muda yang ingin lepas dari peraturan.

Vintage sports style


Photo by Sam Burriss on Unsplash

Pernah menyaksikan bagaimana cara berpakaian atlet basket semacam Boris Becker, Walt Frazier atau Michael Jordan sewaktu masih aktif bermain? Itulah yang dihadirkan segelintir brand.

Mereka merilis edisi vintage sports style yang terinspirasi dari para atlet. Brand tersebut antara lain Palace, Fila, Diadora, Sergio Tacchini hingga Tommy Hilfiger.

Penampilan vintage sports style identik dengan jaket kebesaran, kaus polos, sweatpants, dan tentunya sepatu olahraga bersol tebal. Anda dapat menemukan gaya berpakaian itu dari Fila Blackline Hires Collection 2017.

Colorful-layered style


Photo by Lasaye Hommes on Unsplash

Colorful-layered style mewabah saat memasuki musim gugur dan salju di negara-negara barat. Namun masih relevan diterapkan di Indonesia, mengingat cuaca yang lebih sering hujan.

Baju berlapis-lapis disertai warna bertabrakan jadi pemandangan lumrah bila Anda melirik tren fashion satu ini. Sangat cocok dipadukan bersama dad shoes berwarna-warni, menggambarkan era disko yang sedang tren di masanya.

Apakah memakai “sepatu ayah” bisa meningkatkan penampilan? Semua kembali lagi pada perpaduan yang Anda terapkan. Selama atasan dan bawahannya mendukung, apalagi momennya memang pas, tentu Anda mendapat sorotan penasaran dari kaum hawa.

Tapi sebaliknya, jika atasan dan bawahan kurang cocok, lalu Anda ingin memakainya untuk menghadiri acara bersifat formal, sebaiknya segera urungkan niat Anda. Pasalnya, dad shoes tidak akan pernah menguatkan kesan formal suatu penampilan, yang ada justru menghancurkan. [GP]

SHARE