Tidak Monoton, Cara Ikat Sepatu Simpel Tapi Keren - Male Indonesia
Tidak Monoton, Cara Ikat Sepatu Simpel Tapi Keren
MALE ID | Looks

Gaya mengikat tali sepatu yang bervariasi tentu akan membuat tampilan Anda semakin trendy. Walaupun Anda hanya memiliki beberapa pasang sepatu yang itu-itu saja.

mengikat tali sepatu - male IndonesiaPhoto by Shelbey Miller on Unsplash

Sisi positif mengikat tali sepatu dengan cara berbeda-beda adalah, sepatu Anda terlihat lebih fresh, yang akhirnya meningkatkan kepercayaan diri Anda. Kalau sudah demikian, mengajak wanita berkencan tidak lagi menjadi masalah.

Paling tidak, ada beberapa cara mengikat tali sepatu yang bisa Anda coba. Sehingga Anda punya gaya berbeda untuk menghadiri berbagai acara yang berbeda pula. Simak uraian di bawah ini MALEnials!

Bow tie lacing
Bow tie lacing atau ikatan silang merupakan cara paling sederhana sekaligus umum diterapkan banyak orang. Cukup memasukkan tali ke dalam lubang sepatu paling depan hingga kedua ujungnya seimbang.

Kemudian, masukkan ujung tali sepatu kiri ke lubang di sebelah kanan secara diagonal. Sementara ujung tali sepatu kanan ke lubang sebelah kiri. Ulangi sampai selesai.

Straight lacing
Bila Anda sedang terburu-buru, straight lacing cocok diterapkan. Pertama-tama, masukkan tali sepatu kanan dari lubang kanan paling belakang. Tarik secara vertikal hingga ke lubang paling depan lewat sisi dalam sepatu.

Setelahnya, tarik secara horizontal ke lubang kiri terdepan. Tarik lagi lewat sisi dalam (vertikal) ke lubang di belakangnya. Masukkan ke lubang di sebelah kanan. Lakukan hingga lubang terakhir.

Zipper lacing
Zipper lacing mengadopsi bentuk zipper agar tali sepatu terlihat kekinian. Awali dari memasukkan tali sepatu ke lubang terdepan hingga kedua sisinya sama panjang. Selanjutnya masukkan tali sepatu kiri ke lubang kanan secara diagonal, dan sebaliknya untuk tali sepatu kanan.

Caranya mirip dengan bow tie lacing. Namun bedanya, ketika Anda hendak memasukkan tali sepatu secara diagonal ke lubang berikutnya, jangan lupa diputar terlebih dahulu.

Ladder lacing
Ladder lacing berbentuk seperti tangga. Masukkan tali sepatu di lubang terdepan secara seimbang, kemudian masing-masing ujung tali dimasukkan vertikal. Tali sepatu kiri ke lubang kanan (horizontal), begitu pula tali sepatu kanan ke lubang kiri. Lakukan hingga seluruh lubang tertutupi sempurna.

Hash lacing
Hash lacing cukup mudah namun agak berbeda dibandingkan cara memasang tali sepatu pada umumnya. Pertama, Anda harus memasukkan tali kanan lewat lubang paling depan, lalu ke lubang kiri di belakangnya secara diagonal dengan jeda satu lubang. Lakukan sebaliknya untuk tali sisi kiri, terus sampai lubang terakhir.

Checkerboard lacing
Masukkan tali sepatu (horizontal) melalui kedua lubang sepatu terdepan, sisi tali di bagian atas. Tali sepatu kiri ke lubang kiri berikutnya dari sisi bagian dalam. Lalu tali sepatu kiri ke lubang kanan (horizontal) melalui sisi bagian atas.

Lakukan sebaliknya dengan cara sama pada tali sepatu kanan. Setelah semua lubang tertutup, selipkan ujung tali sepatu (vertikal) melewati tiap garis horizontal yang sudah ada. Satu garis di atas, satu garis di bawah.

Lattice lacing
Mirip hash lacing, hanya saja tidak ada lubang yang dibiarkan kosong. Dimulai dari lubang paling depan di sisi bawah, tarik diagonal ke belakang melewati dua lubang langsung. Tarik lagi satu lubang ke belakang (vertikal), ke depan secara diagonal. Ulangi hingga semua lubang tertutup.

Hidden knot lacing
Cara mengikatnya mirip straight lacing. Perbedaan hanya pada simpul tali sepatunya. Di model hidden knot lacing, simpul tali ada di bagian dalam sepatu. Sisanya tidaklah berbeda. [GP]

SHARE