Terbukti, Kendaraan Ini Paling Efektif untuk Kerja - Male Indonesia
Terbukti, Kendaraan Ini Paling Efektif untuk Kerja
MALE ID | Works

Berjalan atau bersepeda untuk mendapatkan waktu lebih cepat ke kantor, adalah dua hal yang mungkin tidak terpikirkan bagi mereka yang bekerja di perkotaan. Tentu jawabannya adalah menggunakan kendaraan selain sepeda, motor atau mobil.

Berjalan - male IndonesiaPhoto by Yannis Papanastasopoulos on Unsplash

Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam laman futurity, memperkirakan berapa lama pekerja akan bersepeda atau berjalan ke lokasi umum di kota. Mayoritas diperkirakan salah, dengan sebagian besar pemikiran itu akan memakan waktu lebih lama daripada yang sebenarnya.

“Orang pada umumnya tidak begitu baik dalam memperkirakan berapa lama waktu yang diperlukan untuk sampai ke suatu tempat. Itu bermasalah ketika Anda mencoba membuat seseorang untuk berjalan atau bersepeda di suatu tempat," kata Melissa Bopp, profesor kinesiologi di Penn State.

Bepergian dengan berjalan kaki atau bersepeda, tambah Bopp, memiliki banyak manfaat, tetapi tidak banyak orang yang melakukannya. Mereka mungkin berpikir mereka tidak bisa melakukannya karena terlalu jauh dan itu akan memakan waktu terlalu lama, padahal sebenarnya tidak.

Pejalanan aktif memiliki banyak keuntungan, termasuk kesehatan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih bersih. Terlepas dari kelebihannya, kebanyakan orang masih bepergian dengan mobil lebih dari 90 persen, begitu juga di Amerika. "Kunci untuk membuat orang melakukan perjalanan lebih aktif adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang mengapa orang tidak lebih sering melakukannya di tempat pertama," kata Bopp.

Lebih lanjut, Bopp juga mengatakan bahwa, orang-orang yang tidak akrab dengan berjalan kaki atau bersepeda cenderung menganggap menggunakan rute yang sama dengan yang akan Anda kendarai, yang mungkin berada di sepanjang jalan yang sibuk. Sementara itu, pada kenyataannya, ada jalur sepeda yang sangat indah.

Seperti yang dilaporkan dalam Transportmetrica A: Transport Science, para peneliti merekrut 253 dosen dan staf serta 252 mahasiswa di Penn State dan menanyakan kepada mereka seberapa sering mereka mengemudi, naik bus, berjalan, atau bersepeda ke tempat kerja atau kampus. Lalu menanyakan juga bagaimana perasaan mereka tentang pejalanan aktif dan seberapa sehat mereka.

Para peserta juga menjawab pertanyaan tentang berapa lama mereka berpikir untuk berjalan kaki atau bersepeda dari rumah ke kantor atau kampus. Google Maps menghitung waktu perjalanan yang sebenarnya. Menurut temuan itu, sekitar 91 persen dosen dan karyawan salah memperkirakan berapa lama waktu yang diperlukan untuk berjalan ke kantor dan kampus, dan sekitar 93 persen melebih-lebihkan waktu yang diperlukan untuk bersepeda.

Sedangkan para mahasiswa sedikit lebih baik dalam memperkirakan waktu perjalanan. Sekitar 55 persen perkiraan untuk berjalan mereka salah. Sekitar 43 persen meleset untuk menghitung waktu menggunakan sepeda. Sebaliknya, orang yang mengendarai sepeda atau berjalan lebih sering untuk aktivitas kerja cenderung memprediksi waktu perjalanan secara akurat.

"Seringkali orang-orang menunjukkan alasan mereka memilih mengemudi mobil atau motor adalah lebih cepat daripada berjalan atau bersepeda, tapi pada kenyataannya, itu meleset," ucap Bopp. ** (SS)

SHARE