Senjata Ampuh Pria Saat Mendekati Wanita Idaman | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Senjata Ampuh Pria Saat Mendekati Wanita Idaman
Sopan Sopian | Relationships

Siapa yang tidak suka humor? Begitu juga wanita dalam memilih pasangannya. Hal itu sudah banyak penelitiannya. Salah satunya yang dilakukan oleh salah satu search engine negeri tirai bambu. Di mana hasilnya, wanita Indonesia lebih memilih pria humoris.

male indonesia pria humoris
Saigon Soul

Dari beberapa sumber memaparkan bahwa pria lucu dan humoris dianggap sebagai pasangan ideal. Kriteria tersebut mengalahkan pria sederhana dengan suara menawan dan juga pria romantis serta tampan. Dijelaskan, selera humor yang  baik dapat menghibur sehingga bisa membuat wanita terkesima.

Penelitian lain terkait hal serupa juga dilakukan oleh seorang sarjana psikologi Universitas Simon Fraser di British Columbia, Kanada. Hasilnya, mereka yang humoris yang berpartisipasi dalam penelitian dianggap lebih menarik daripada orang-orang dengan selera humor yang kurang. Semakin tinggi tingkat humor seseorang, maka semakin atraktif dan menarik. Hal itu menjadikan orang lain tertarik kepada mereka.

Secara tidak langsung, hal tersebut juga memiliki efek baik dari humor dalam asmara adalah Anda bisa mendapatkan hati seseorang. Perlu dikatahui, itu baru salah satu contoh. 

Masih ada hal lain di mana humor baik untuk Anda. Meski baik untuk Anda, jangan salah, bahwa humor juga tidak selalu berguna atau bermanfaat untuk mencapai tujuan. Sebuah penelitian memecah tujuan orang saat melakukan humor menjadi tiga kategori besar.

Pertama tujuan hedonis (memaksimalkan kesenangan dan meminimalkan rasa sakit), kedua tujuan utilitarian (mengoptimalkan kesejahteraan jangka panjang), dan ketiga tujuan sosial (bergaul dengan orang lain).

Sementara penghargaan humor dapat membantu membuat pengalaman buruk menjadi lebih baik dan membantu menjalin ikatan dengan teman-teman baru. Di sisi lain, tawa dan hiburan tidak selalu meningkatkan hasil utilitarian, seperti pengambilan keputusan atau kesehatan. Misalnya, tertawa cenderung membuat orang lebih kreatif, tetapi juga lebih ceroboh. 

Demikian pula, menonton film lucu dapat membantu seseorang pulih dari penyakit emosional, seperti depresi atau gangguan kecemasan, tetapi ada sedikit bukti bahwa humor akan membantu dengan penyakit fisik. Artinya bahwa efek membuat orang lain tertawa tergantung pada jenis lelucon, serta apakah lelucon itu benar-benar mengacaukan atau tidak.

Menggoda dan menceritakan lelucon yang menghina cenderung tidak membantu orang mengatasi kehilangan atau menavigasi interaksi sosial yang canggung daripada bercanda tentang topik yang lebih ringan. ** (SS)

SHARE