Tak Nyaman di Grup WhatsApp? Manfaatkan Fitur Ini | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Tak Nyaman di Grup WhatsApp? Manfaatkan Fitur Ini
Sopan Sopian | Digital Life

Banyak alasan mengapa beberapa orang tiba-tiba keluar dari grup WA atau grup WhatsApp. Karena setiap orang tentu memiliki beberapa grup WA, mulai dari teman sekolah, kerjaan, sampai grup tongkrongan. Dari semua grup ada yang aktif ada juga yang pasif. Bahkan seperti sudah tidak aktif. 

male indonesia group whatsapp
pexels.com

Beberapa alasan pengguna keluar dari grup WA sisa karena grup yang diikuti sudah tidak lagi aktif atau pasif. Biasanya grup ini adalah grup project untuk komuniasi dengan tim. Sehingga grup ini bisa pasif setelah project telah dirambungkan. 

Kemudian ada juga alasan karena grup itu termasuk "grup sampah". Isinya hanya banyolan atau bercanda saja yang tidak jelas sehingga hanya memenuhi notification. Ketiga karena grup yang diikuti grup spam. Grup WA ini tida jauh berbeda dengan "grup sampah" tetapi anggotanya lebih banyak dan arah isi grup berantakan, ada yang jualan, bercanda sendiri, dan lain sebagainya.

Di grup yang penuh anggotanya biasanya saat pengguna keluar dari grup jarang yang menyadarinya. Hanya segelintir orang saja. Biasanya mereka yang terus memantau pergerakan grup alias tidak bisa jauh dari gadget.

Tetapi bagi admin grup yang tidak tahu alasannya, pasti disangka keluar secara tidak sengaja. Dan Admin akan memasukan kembali. Namun kini bagi Anda yang ingin keluar secara permanen alias tidak bisa dimasukkan kembali ke dalam grup. 

Pada posting-an blog WhatsApp, layanan pesan milik Facebook ini mengatakan, pengguna sekarang bisa meninggalkan grup secara permanen. Hal ini untuk menghindari pengguna ditambah berulang kali setelah mereka leave.

Berdasarkan laporan Reuters, administrator tidak lagi bisa dihapus dari grup yang mereka buat. Dalam pengaturan grup, administrator bisa membatasi siapa yang bisa mengubah subjek, ikon, dan deskripsi. Pembaruan juga membuat pengguna tidak bisa berulang kali bergabung kembali dengan grup yang sebelumnya telah mereka tinggalkan, seperti dilaporkan Phone Arena.

Semua fitur baru digulirkan ke pengguna WhatsApp di iOS dan Android. Grup di WA sendiri telah mengambil peran sentral dalam layanan perpesanan yang memiliki lebih dari satu miliar pengguna. ** (SS)

SHARE