5 Fakta Gila Pemeran Deadpool, Ryan Reynolds - Male Indonesia
5 Fakta Gila Pemeran Deadpool, Ryan Reynolds
MALE ID | News

Banyak orang akan menganggap Ryan Reynolds sebagai salah satu orang paling beruntung di dunia. Dia memainkan peran dua pahlawan super yang berbeda, dia dianggap sebagai pria terseksi yang hidup pada tahun 2010 dan, untuk melengkapi semua itu, dia menikah dengan Blake Lively.

FOTO: Nehrams2020/wikipedia 

Tidak terlalu buruk bagi seorang pria yang baru berusia matang. Meskipun dekimian, masa ada beberapa hal yang orang mungkin tidak tahu, bahwa Reynolds telah memiliki beberapa keberuntungan terburuk yang gila yang mungkin dimiliki manusia. Dia harus berurusan dengan angin topan, gempa bumi, tulang patah dan bahkan bangkai kuda. Lalu apa saja fakta gila dari pemeran Deadpool ini?

Tidak Pernah Berpartisipasi Kelas Akting
Ryan Reynolds adalah inspirasi bagi semua aktor yang berusaha mencari jalan mereka. Jalannya untuk menjadi salah satu bintang paling sukses di industri adalah sesuatu yang khas. Kendati seperti itu, Ryan mengatakan bahwa dia tidak pernah berpartisipasi dalam kelas akting. 

Itu tidak menghentikan Ryan dari mengejar karir yang diinginkannya. Dia akhirnya pergi ke pertunjukan akting pada usia 13 tahun. Reynolds telah menyatakan, "Saya tahu saya bisa melakukannya berdasarkan keterampilan saya berbohong kepada orang tua saya secara teratur," ucapnya.

Sering Lakukan Promosi Menjadi Deadpool
Pada bulan-bulan menjelang rilis Deadpool, Ryan Reynolds adalah bagian dari beberapa aksi pemasaran viral yang lucu tanpa henti. Dari semua penampilannya sebagai Merc With a Mouth, tidak ada yang bisa dibandingkan dengan Reynolds yang mengenakan kostum Deadpool untuk melakukan trik-atau-memperlakukan sekelompok anak-anak berpakaian seperti X-Men. 

Reynolds mengirimkan tweet berisi foto yang berbunyi, “Dear Fox, berhenti mengubah garis waktu. Ini membingungkan penonton. #xmenassemble #happyhalloween," twitnya. Ryan Reynolds adalah aktor yang mengolok-olok fakta bahwa Fox sering membingungkan jadwal waktu film X-Men di alam semesta yang ditinggalkan oleh Deadpool.

Ryan Reynolds  - male Indonesiapixabay.com

Rutinitas Kebugaran Superhero
Berada dalam bentuk superhero tidak datang dengan mudah, tetapi Ryan Reynolds tidak selalu dalam kondisi yang sangat baik. Ketika aktor itu mendapat peran dalam Blade, dia harus serius dengan fisiknya. Sampai saat itu, dia makan dan minum apa pun yang diinginkannya, tetapi semua itu berubah ketika dia mulai mengonsumsi 3.200 kalori per hari dan bekerja enam hari seminggu. 

Segera setelah itu, aktor itu mengenakan 25 pon otot dan mendapati dirinya dalam kondisi prima untuk peran tersebut. Reynolds kemudian akan bersaing di marathon New York City dan bahkan berhasil menaiki Machu Picchu. Dia berkata, "Saat itu mengubah hidup saya karena itu mengajari saya melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin," ucapnya.

Butuh 10 Tahun untuk Membuat Deadpool
Di atas kertas, sebuah film superhero yang dibintangi oleh Ryan Reynolds terdengar seperti taruhan paling aman yang bisa dibuat studio pada tahun 2016. Tapi, Reynolds tidak ingin film itu menjadi film superhero tua (Green Lantern). Aktor ini menginginkan film Deadpool yang tetap setia pada materi sumber buku komik R-rated. 

Setelah 10 tahun berhenti dan pergi, Reynolds akhirnya mampu membuat Deadpool terjadi dengan caranya sendiri. Untungnya untuk Reynolds dan Fox Studios, film Deadpool R-Rated menetapkan standar emas baru untuk genre superhero yang sangat populer dan bahkan terus menghasilkan 760 juta dolar di box office.

Ryan Reynolds Membenci X-Men Origins: Wolverine
Anda mungkin terkejut ketika mengetahui bahwa  Deadpool  (2016) bukanlah penampilan pertama Merc With a Mouth di layar perak. Di X-Men Origins: Wolverine, Reynolds juga memerankan Deadpool, meskipun karakternya secara drastis berbeda dengan banyolan ganas yang pada akhirnya akan kita sukai. 

Fans, kritikus dan bahkan para aktor tidak senang dengan penampilan karakter, serta keputusan kreatif untuk menutup mulut Deadpool, meninggalkannya tanpa senjata terhebatnya: komedi. Untungnya, Fox memperhatikan reaksi kipas negatif yang diterima film itu dan menukarkan diri dengan film solo Deadpool yang sangat sukses. ** (SS)

SHARE