Mengintip Kelebihan Red Hat Enterprise Linux | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Mengintip Kelebihan Red Hat Enterprise Linux
Sopan Sopian | Whats Up

Red Hat, penyedia solusi open source mengumumkan ketersediaan umum Red Hat Enterprise Linux 7.5, yaitu versi terbaru dari platform Linux enterprise terkemuka di dunia. Berfungsi sebagai sebuah fondasi yang konsisten bagi lingkungan cloud hybrid, Red Hat Enterprise Linux 7.5 menghadirkan peningkatan kontrol keamanan dan kepatuhan terhadap aturan.

Tidak hanya itu, Red Hat Enterprise Linux 7.5 juga memiliki peningkatakan tool untuk menghemat biaya penyimpanan, dan pengembangan kegunaan, serta integrasi lebih lanjut dengan infrastruktur Microsoft Windows, baik on-premise maupun pada Microsoft Azure.

Seiring dengan meluasnya cakupan TI enterprise yang meliputi beragam spektrum lingkungan, mulai dari bare metal hingga cloud pribadi dan publik, perusahaan sering berupaya untuk menyelaraskan investasi infrastruktur dan aplikasi yang ada dengan teknologi digital yang tengah berkembang saat ini. 

Red Hat Enterprise Linux 7.5 mampu membantu perusahaan enterprise dalam mengatasi tantangan tersebut dengan mengurangi kompleksitas infrastruktur dan menghemat biaya-biaya terkait sekaligus mempermudah pengelolaan lingkungan TI hybrid.

“Masa depan TI enterprise tidak hanya terletak di pusat data atau di cloud publik, tetapi lebih merupakan perpaduan lingkungan yang tersebar di empat cakupan TI: fisik, virtual, cloud pribadi, dan cloud publik," kata Denise Dumas, Vice President, Platform Engineering, Red Hat. 

Lebih lanjut, Dumas mengatakan bawha, Red Hat Enterprise Linux berfungsi sebagai jembatan yang skalabel, fleksibel, dan tangguh di seluruh cakupan tersebut, dan versi terbaru dari platform Linux enterprise terkemuka di dunia ini menyediakan lebih banyak lagi kemampuan.

Peningkatan Keamanan dan Kepatuhan Cloud Hybrid
Lingkungan TI hybrid memberikan berbagai kemampuan baru yang signifikan bagi perusahaan enterprise, namun juga dapat menghadirkan tantangan keamanan yang unik, karena tim TI kini harus mengatasi tantangan keamanan di beberapa cakupan penerapan.

Agar dapat lebih memenuhi kebutuhan keamanan komputasi hybrid yang beragam, Red Hat Enterprise Linux 7.5 menyediakan peningkatan kontrol keamanan software guna mengurangi risiko sekaligus melengkapi, dan bukan menghambat, operasi TI.

Komponen utama dari kontrol ini adalah otomatisasi keamanan melalui integrasi OpenSCAP dengan Red Hat Ansible Automation. Teknologi ini dirancang untuk memungkinkan pembuatan Ansible Playbooks secara langsung dari pindaian OpenSCAP yang kemudian dapat digunakan untuk mengimplementasikan remediasi secara lebih cepat dan lebih konsisten di seluruh lingkungan IT hybrid. 

Data sensitif kini juga dapat lebih diamankan di berbagai lingkungan dengan penyempurnaan Network-Bound Disk Encryption yang mendukung dekripsi otomatis dari volume data.

Peningkatan Kinerja Penyimpanan dan Efisiensi
Seiring perusahaan-perusahaan berupaya untuk memperluas investasi TI yang ada guna mendukung penerapan cloud hybrid dan mengurangi biaya overhead, optimasi penyimpanan sering kali menjadi bagian penting dari strategi. 

Red Hat Enterprise Linux 7.5 dapat membantu melalui adanya virtual data optimizer (VDO), yang dirancang untuk mengurangi biaya penyimpanan data pada cloud dan on-premise hingga 83% berdasarkan penelitian internal Red Hat.

VDO mengurangi redundansi data dan meningkatkan kapasitas penyimpanan yang efektif melalui deduplikasi (mengeliminasi data-data redundan atau pengulangan informasi) dan kompresi data sebelum masuk ke dalam sebuah disk.

Manajemen yang Disederhanakan
Red Hat Enterprise Linux 7.5 dapat membantu mengurangi kurva belajar keseluruhan bagi para administrator sistem, pemecah masalah, dan pengembang Linux baru dengan membuat tugas-tugas yang kompleks, seperti manajemen sistem, menjadi lebih mudah melalui penyempurnaan konsol administrator kokpit. 

Dihadirkan sebagai antarmuka web yang disederhanakan, penyempurnaan ini dirancang untuk mengeliminasi kerumitan-kerumitan yang terkait dengan pengelolaan sistem berbasis Linux, termasuk pengaturan jaringan dan penyimpanan.

Selain itu, fungsionalitas dan integrasi baru dengan infrastruktur berbasis Windows juga ditawarkan dalam Red Hat Enterprise Linux 7, termasuk peningkatan manajemen dan komunikasi dengan implementasi Windows Server, pemindahan data yang lebih aman melalui Microsoft Azure, serta penyempurnaan kinerja untuk arsitektur Microsoft Active Directory yang kompleks. 

Secara keseluruhan, solusi ini mampu membantu untuk memberikan transisi yang lebih mulus bagi perusahaan-perusahaan yang bermaksud untuk menjembatani skalabilitas dan fleksibilitas implementasi Red Hat Enterprise Linux 7.5 dengan investasi TI berbasis Windows yang sudah ada.

Container Linux Siap Pakai
Seiring aplikasi-aplikasi containerized dan infrastruktur berbasis container kerap membentuk suatu komponen mendasar bagi banyak strategi transformasi digital, Red Hat Enterprise Linux 7.5 menyoroti kepemimpinan Red Hat dalam menciptakan teknologi-teknologi berbasis container yang siap pakai. 

Keamanan container telah ditingkatkan, dengan menambahkan keamanan proaktif dan konfigurasi kepatuhan pada tahap pengembangan, disertai dengan keamanan dan kontrol akses layer host yang lebih ketat.

Red Hat Enterprise Linux 7.5 juga menambahkan dukungan penuh untuk Buildah, sebuah utilitas open source yang dirancang untuk membantu para pengembang dalam menciptakan dan memodifikasi gambaran container Linux tanpa runtime container yang lengkap atau daemon yang bekerja di background

Kemampuan ini memungkinkan tim TI untuk mengembangkan dan menerapkan aplikasi-aplikasi containerized secara lebih cepat tanpa perlu menjalankan mesin container yang lengkap, mengurangi kerusakan permukaan dan meniadakan keharusan untuk menjalankan mesin container pada sistem yang tidak seharusnya dalam tahap produksi.

Ketersediaan untuk Beberapa Arsitektur
Untuk lebih mendukung pilihan pelanggan dalam arsitektur komputasi, Red Hat Enterprise Linux 7.5 secara bersamaan tersedia untuk seluruh arsitektur yang didukung, termasuk x86, IBM Power, IBM z Systems, dan 64-bit Arm. 

Peluncuran ini juga mendukung virtualisasi KVM single-host dan lingkungan runtime dalam format Open Container Initiative (OCI) dan gambaran dasar untuk IBM z Systems.

SHARE