Cerita Menarik Bassist Legendaris The Beatles - Male Indonesia
Cerita Menarik Bassist Legendaris The Beatles
MALE ID | News

Tepat pada hari ini, Paul McCartney genap berusia 76 tahun. Ia merupakan bassist sebuah band legendaris asal kota Liverpool yang berpengaruh besar bagi dunia, yakni The Beatles.

pixabay

Bersama John Lennon, George Harrison dan Ringo Starr, ia menciptakan karya-karya terbaik sekaligus menginspirasi musisi lain yang muncul setelahnya. Bahkan sampai sekarang, boleh dibilang Paul McCartney tetap eksis dan bekerja sama dengan sejumlah musisi kenamaan.

Rupanya, ia memiliki berbagai keunikan dalam sejarah perjalanan hidupnya, khususnya selama berada di The Beatles. Apa saja kira-kira?

Gagal Audisi Paduan Suara
Siapa mengira, pelantun Another Day itu sempat gagal dua kali dalam audisi paduan suara ketika ia masih muda. Seperti dilansir Metal Floss, Paul mengaku bila dirinya secara sengaja menggagalkan kesempatan audisinya lantaran tidak ingin menjadi anggota paduan suara.

Mengacaukan Debut The Beatles
Penampilan pertama The Beatles dimulai pada 18 Oktober 1957. Berlokasi di Conservative Club, Paul merasa sangat gugup. Suara yang keluar dari mulutnya tak beraturan dan mendapat candaan dari John Lennon.

Sempat Ditahan di Jerman
Menginjak tahun 1960, The Beatles bermain di Hamburg, Jerman. Namun karena sebagian pihak merasa keberatan, konser dibatalkan dan mereka diminta segera meninggalkan Negeri Panser.

Paul dan Pete Best yang bersiap mengepak barang mengalami kondisi gelap gulita di kamar hotelnya. Niatnya membakar karet sebagai sumber penerangan justru membuat mereka ditahan selama beberapa jam oleh polisi setempat karena dianggap ingin menghanguskan hotel. Beruntung akhirnya mereka dilepaskan dan bisa pulang ke Inggris.

Merupakan Seorang Pelukis
Sepertinya darah seni mengalir deras dalam tubuh Paul. Ia bukan cuma mahir bermusik, melainkan juga pandai di bidang melukis. Lebih dari 70 lukisan miliknya pernah dipamerkan di Street Gallery, Liverpool. Itu menjadi bukti bahwa Paul McCartney punya sense of art sangat tinggi.

Menjadi Saksi Tragedi WTC 2001
Penyerangan dua gedung kembar WTC di New York, Amerika Serikat pada 11 September menjatuhkan banyak korban dan meninggalkan luka mendalam. Ternyata, kala itu Paul sedang berada di sebuah pesawat. Ia melihat ke luar jendela dan menyaksikan langsung salah satu pesawat teroris menabrak gedung WTC.

Sesaat usai kejadian, pesawatnya mendarat dan ia langsung keluar. Bergegas mencari bar untuk menenangkan dirinya.

Konser solo-nya mencatatkan Jumlah Penonton Terbanyak
Banyak pihak meyakini bahwa konser solo Paul McCartney pada 1989 di Brasil merupakan konser tunggal dengan jumlah penonton cukup spektakuler, yakni 350.000 orang. Konser ini juga disebut memiliki jumlah penonton terbanyak yang pernah tercatat dalam sejarah musik.

Walau usiamu sudah tak lagi muda, namun karya-karyamu akan selalu memberikan inspirasi bagi dunia. Happy birthday, Paul! [GP]

SHARE