Aplikasi Group Chat Yahoo Rayu Pengguna Smartphone | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Aplikasi Group Chat Yahoo Rayu Pengguna Smartphone
Sopan Sopian | Digital Life

Aplikasi Squirrel mencoba mengambil hati para pengguna pesan singkat berbasis aplikasi yang dilahirkan oleh Yahoo. Dengan kata lain, Yahoo nampaknya ingin ikut bergabung dalam pesta aplikasi group chat seperti WhatsApp, Telegram, LINE, dan lain sebagainya. 

FOTO: Christian Heilmann/flickr

Sebab aplikasi Squirrel berfungsi untuk itu. Aplikasi yang dinamai Squirrel ini membawa sejumlah fitur yang merupakan kombinasi dari aplikasi perpesanan dan fungsi obrolan grup. Melansir gsmarena.com, fokus utama yang ingin dihadirkan perangkat lunak berlogo tupai tersebut adalah berinteraksi melalui grup, terbukti dengan tagline aplikasi tersebut yakni Group Chat – Organized.

Meski begitu, pengguna nantinya dapat juga bertukar pesan secara personal melalu fitur Secret Rooms yang disiapkan Yahoo. Fitur tersebut memungkinakan pengguna memilih seorang dari anggota grupnya untuk dikirimkan pesan pribadi.

Fitur unik lainnya adalah Rooms, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna membuat grup diskusi di dalam grup yang sudah ada. Hal ini dapat dianalogikan seperti menciptakan partisi-partisi untuk sebuah aula yang besar. Sehingga, pengguna tak perlu berganti grup obrolan untuk membicarakan topik dalam ranah yang sama.

Pada aplikasi ini juga, pengguna dapat membuat ruang obrolan yang bisa diatur untuk publik maupun pribadi. Kemudian fitur standar lainnya seperti berbagi file, foto atau "mencolek" pengguna lain pun hadir pada aplikasi ini.

"Kami mendengarkan dan menguji produk baru berdasarkan penelitian dan tanggapan pengguna. Saat ini kami sedang bereksperimen dengan aplikasi perpesanan yang hanya bisa diikuti dengan undangan, yang fokus pada peningkatan komunikasi kelompok sehari-hari," ungkap juru bicara Yahoo, seperti dikutip dari Techcrunch.

Jadi aplikasi ini bakal terasa lebih eksklusif dan tertutup serta tidak sembarang orang yang bisa masuk atau dimasukkan ke dalam grup. 

Namun sejarah mengingatkan bahwa, Yahoo merupakan pengembang yang telah tertinggal dari Google, Apple, dan Microsoft. Dampaknya, pengguna akan cukup meragukan ketika Yahoo merilis aplikasi pesan singkat. Selain itu, peretasan tiga milyar akun Yahoo pada tahun 2013 menjadi pertimbangan lain penggunaan aplikasi ini.

Meski demikian, saham Yahoo telah diakuisisi oleh pengembang kartu seluler Amerika Serikat Verizon yang berkomitmen meningkatkan keamanan para pengguna Yahoo. Kemunculan Squirrel juga merupakan bagian kecil dari jajaran aplikasi pesan singkat yang telah ada. Yahoo perlu menetapkan strategi untuk mengalahkan LINE, Whatsapp, dan Facebook Messenger yang kerap dikonsumsi pengguna Tanah Air.

Terlebih lagi, Squirrel merupakan aplikasi berbasis grup seperti Discord dan Slack yang mulai marak diunduh secara global. Menciptakan aplikasi oposisi belum tentu menjadi alternatif bagi pengguna. Namun, tidak hanya seperti dua aplikasi tersebut. 

Sayangnya, saat ini aplikasi tersebut belum dapat diunduh secara massal lantaran masih bersifat invite-only. Dengan kata lain hanya orang tertentu yang diundang oleh pengembang aplikasi yang dapat menggunakannya. Nantinya Squirrel akan hadir dengan ukuran file 13MB secara cuma-cuma untuk pengguna. ** (SS)

SHARE