Beragam Fakta Menarik di Dunia Grooming Pria - Male Indonesia
Beragam Fakta Menarik di Dunia Grooming Pria
MALE ID | Looks

Ketika pria sadar akan merawat tubuh atau grooming, tidak pernah merugikan dunia. Paling penting merawat tubuh bagi pria adalah tidak berlebihan seperti wanita. Jika menyamainya, Anda akan dianggap sama.

grooming - Male IndonesiaPhoto by NeONBRAND on Unsplash

Kemudian, apa yang tahu soal fakta grooming pria? Nyatanya sedikit yang mengetahui fakta-fakta paling menarik dari fashion pria ini. Perlu diketahui, bahwa grooming pria juga memiliki tempat dalam sejarahnya. Berikut fakta-fakta yang perlu Anda ketahui soal grooming pria.

1. Sisir Sudah ada Sejak 5.000 Tahun
Seperti kapak, mangkuk, dan benda-benda sejarah lainnya. Sisir juga ternyata pernah ditemukan 5.000 tahun lalu oleh arkeolog di Persia.  Versi primitif dari sisir sederhana juga telah ditelusuri kembali, dan ada di Mesir kuno pada 5500 SM di mana sisir sering diukir atau di buat dari batu.

Di Cina kuno, sisir juga ada. Tetapi digunakan lebih sebagai aksesori rambut untuk menunjukkan status sosial seseorang sebagai lawan untuk memperbaiki pompadours. Beberapa sisir sebelumnya dibuat dari gading dan kulit penyu. Namun itu segera berhenti karena jumlah hewan yang mereka peroleh berkurang.

2. Alasan Bau Badan Berbeda
Anda mungkin pernah mendengar bahwa bau badan tidak berasal dari keringat itu sendiri, tetapi lebih karena keringat yang disebabkan oleh bakteri yang hidup di kulit. Keringat tidak berbau, karena ada campur tangan bakteri kulit, sehingga aroma kulit jadi berbau tak sedap. 

Bau badan bisa dihasilkan dari apa yang Anda makan. Makanan pedas atau yang memiliki banyak bawang (dalam hal iniadalah bawang putih) dapat mebimbulkan bau keringat yang khas, lebih tajam dari bau badan orang lain yang tidak makan bawang putih. Jadi begitulah. Makan lebih banyak coklat dan Anda akan berbau seperti Nutella.

3. Alat Cukur Pertama Lebih Tua dari Sisir
Para manusia dalam sejarah, 15.000 tahun lalu, pria yang ingin merapihkan rambutnya atau memotong rambutnya, akan menggunakan cangkang kerang atau benda tajam lainnya bersama air.

Ada juga spekulasi bahwa sifat estetika mencukur muncul pada 3000 SM ketika alat tembaga ditemukan. Sementara itu di abad ke-4 SM, Alexander Agung adalah orang yang rajin mencukur selama masa pemerintahannya, karena ia percaya itu membuatnya terlihat lebih bersih.

4. Siklus Rambut
Rambut melewati siklus hidupnya sendiri dan datang tanpa kekurangan fakta menarik. Sebagai permulaan, rambut diketahui tumbuh rata-rata 0,44 mm per hari dengan tingkat pertumbuhan yang bergantung pada usia, genetika dan hormon. Ketika datang ke  uban, tubuh secara alami menghasilkan hidrogen peroksida di rambut yang perlahan-lahan memutih dan berubah warna saat kita menua. 

Kaukasia dikatakan mulai beruban di pertengahan usia 30-an sementara orang Asia menjadi abu-abu di akhir usia 30-an dan orang berkulit gelap di pertengahan usia 40-an. Rambut abu-abu menjadi lazim pada kebanyakan orang pada usia 50. 

Dan kemudian datang istilah rambut surut (rontok), yang merupakan hasil dari usia dan genetika. Rata-rata kebanyakan pria mulai menipis di usia akhir 20-an tetapi butuh 15-25 tahun lagi untuk benar-benar botak.

5. Parfum Pria Pertama
wewangian atau parfum pria adalah perkembangan yang relatif baru. Ini dimulai pada tahun 1709 di Cologne, ketika Italia expat Giovanni Maria Farina menciptakan aroma khusus untuk menghormati kampung halaman barunya. Dia memberi aroma dengan nama kota.

6. Pertumbuhan Kuku
Penelitian telah menunjukkan bahwa kuku tumbuh rata-rata 3,47 mm per bulan. Lebih cepat dari kuku kaki. Pria dan orang yang lebih muda cenderung memiliki kuku yang tumbuh lebih cepat. Jari tengah memiliki kuku yang tumbuh paling cepat. Dan jangan lupa tentang kuman. Ada sarang bakteri yang hidup di bawah kuku termasuk jamur dan ragi, jadi pastikan untuk memangkas anak-anak nakal itu secara teratur dengan alat yang tepat dan menjauhkan mereka dari mulut Anda.

7. Yang Terjadi Ketika Anda Tidak Mandi
Jika Anda pernah melakukan Burning Man atau festival lain yang mengharuskan Anda untuk menyatu dengan alam tanpa mandi, Anda akan mengalami sedikit yang menjijikan. Tidak ada drama di sana. Tetapi jika Anda memutuskan untuk menunda mandi selama sebulan penuh atau lebih? Berarti Anda membiarkan bakteri berkembang biak. 

Kulit tubuh memiliki bakteri normal tetapi dengan penumpukan kuman dan bakteri, ada peningkatan kemungkinan masuk ke mata, hidung atau mulut yang dapat membuat Anda sakit. Selain itu kulit juga akan mengalami infeksi. Sebuah karya yang disebut Dermatitis Neglecta, merupakan terjadinya bercak coklat bersisik di seluruh kulit akibat pembentukan bakteri dan kotoran karena tidak mandi yang berkepanjangan. ** (SS)

SHARE