Menunggu Kejutan Senegal di Piala Dunia 2018 | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Menunggu Kejutan Senegal di Piala Dunia 2018
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Akhirnya Senegal kembali mencatatkan namanya di ajang Piala Dunia untuk kedua kalinya, yang sebelumnya menjadi negara yang mengejutkan di dalam Piala Dunia 2002 ketika menembus babak perempat final. Setalah 16 tahun lamanya setalah itu, kini ia kembali!

Mexico vs Senegal (2012)/FOTO: wikipedia

Senegal menjadi negara Afrika ketiga setelah Nigeria dan Mesir yang memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018. Atas kembalinya Senegal ke rumput hijau Piala Dunia, berarti negara satu ini kembali untuk kedua kalinya. 

Rekor bersejarah timnas Senegal dalam Piala Dunia 16 tahun lalu tak lepas dari peran sang kapten Aliou Cisse. Kini, Cisse dipercaya menjadi juru taktik Senegal untuk Rusia 2018. Cisse yang menjadi pelatih Senegal sejak 2015 memiliki rekor impresif dengan membawa anak asuhnya tampil tanpa kalah di kualifikasi Grup D zona Afrika

Sadio Mane menjadi salah satu andalan Senegal, khususnya untuk urusan membobol gawang lawan. Selain Mane, Senegal juga memiliki Kalidou Koulibaly, Idrissa Gueye, dan Cheikhou Kouyate. Namun, meski tampil tanpa kalah pada kualifikasi,  Aliou Cisse, sepertinaya tidak percaya diri, ia memilih merendah setelah mengetahui hasil undian grup Piala Dunia 2018.

Singa Teranga tergabung ke dalam Grup H bersama Polandia, Kolombia, dan Jepang. Lolos ke putaran final dengan status juara grup saat kualifikasi tidak membuat Cisse terbuai. Ia memilih fokus memberikan kerja maksimal untuk negaranya.

“Peta kekuatan grup ini cukup seimbang. Tentu saja Senegal bukan unggulan dalam turnamen kali ini meski semua kemungkinan masih bisa terjadi. Lolos ke Piala Dunia saja sudah bagus bagi kami. Sekarang, kami tinggal tampil habis-habisan setelah apa yang telah diperjuangkan dalam tiga tahun terakhir,” kata mantan pemain PSG itu.

Sadio Mane/FOTO: Werner100359/wikipedia

Menunggu Kejutan Senegal
Senegal memulai langkah ke Piala Dunia 2018 dengan melawati Babak Kedua Kualifkasi Piala Dunia 2018 Zona Afrika. Melawan Madagascar, Senegal menang agregat 5-2. Senegal bermain imbang 2-2 di leg pertama, dan menang 3-0 di leg kedua. 

Senegal akhirnya lolos ke Piala Dunia setelah di babak ketiga berhasil menjadi juara Grup D. Senegal meraih 14 poin dari 4 kemenangan dan 2 kali hasil imbang. Pertanyaannya, di Piala Dunia 2018 mendatang kembali menjadi kuda hitam seperti pada 2002 lalu?

Hal ini tergantung pada semangat dari para pemain dan pelatih. Cisse sendiri berkata bahwa dirinya sudah menunjukan perkembangan pesat dalam beberapa  tahun terakhir. Terutama para pemain muda yang sudah dipersiapkan untuk menghadapi Piala Afrika 2019.

Dari segi pemain, penyerang Liverpool Sadio Mane mau tidak mau harus menjadi katalisatornya jiak ingin mengulang kesuksesannya seperti 16 tahun silam. Hal ini juga mungkin terjadi, karena Mane adalah bagian integral dari kemenangan yang membawa mereka kembali mencicipi Piala Dunia. 

Kini, beban ada di pundak Mane untuk membawa timnya sukses di Rusia. "Itu tidak mudah tapi saya harus terus mendorong tim ini. Terlalu banyak tekanan pada saya tapi itu sudah menjadi normal," kata Mane. "Penting untuk bisa membuat perbedaan," tambah pemain sayap berusia 25 tahun itu.

Pernah menjadi yang tak terduga, tentu Senegal memiliki beban sendiri di gelaran Piala dunia 2018 Rusia ini. Karena pandangan publik tentu melihat pada masa-masa 2002. Untuk itu, tinggal menunggu pertandingan, apakah Senegal kembali menjadi kejutan? ** (SS)

SHARE