Performa Bercinta Akibat Suka Nonton Adult Movies | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Performa Bercinta Akibat Suka Nonton Adult Movies
Sopan Sopian | Sex & Health

Di era teknologi ini  mengakses situs dewasa bukan hal sulit, karena internet juga bisa digunakan dengan mudahnya di smartphone. Saking mudahnya, banyak orang yang tergila-gila situs tersebut. Dalam ilmu seksologi, aktivitas membuka situs porno di internet merupakan salah satu bentuk variasi seksual yang bisa dilakukan oleh pasangan. 

Kecanduan Situs Porno - male IndonesiaPhoto by Julien-Pier Belanger on Unsplash

Bagi pasangan yang resmi, situs porno bisa dijadikan sebagai sarana untuk menambah gairah bermain cinta dengan pasangan. Hanya saja dalam praktiknya, kebiasaan berselancar membuka situs porno ini kerap kali berubah menjadi kecanduan. Tak masalah jika hanya kecanduan biasa, namun lain cerita jika kecanduan ini berubah jadi sebuah obsesif kompulsif. 

Obsesif kumpulsif diartikan sebagai sebuah kecanduan yang membuat penderitanya gagal mengontrol perilakunya dan tak mampu menghentikannya kendati telah tahu dampak negatifnya. Berhubung sudah jadi obsesif kompulsif, praktis Anda akan sangat tergantung dengan akses porno. 

Saking tergantungnya, Anda jadi sulit terbangkitkan gairahnya tanpa mengakses situs porno. Parahnya, sehari saja tanpa situs porno maka Anda akan berubah jadi uring-uringan dan lemas tanpa semangat hidup. Jika sudah begini, jangankan menikmati hangatnya permainan cinta dari pasangan, setiap kali diajak bercinta pasangan malah mengumbar berbagai alasan. Jika pun dipaksa bercinta, Anda mengalami ejakulasi dini, hanya dalam waktu kurang dari dua menit. 

Dijelaskan oleh dr. Frans Budiharto, Sp.And, kecanduan akses situs porno yang berujung pada ejakulasi ini merupakan dampak negatif dari kebiasaan masturbasi (merangsang area sensitif pribadi untuk mencapai kepuasan) yang dilakukan si pecandu kala mengakses situs porno.

Jika masturbasi ini dilakukan secara terus-menerus praktis akan membuat tenaga Anda jadi terkuras habis akibat banyaknya kalori yang keluar saat klimaks. Untuk melakukan satu kali masturbasi saja dibutuhkan energi sebesar 2500 kalori. Jika dikalkulasi, jumlah energi ini sama dengan energi yang dikeluarkan saat bermain tenis dua set. 

Bayangkan besarnya energi yang keluar jika masturbasi ini dilakukan secara terus-menerus. Besarnya energi  yang dikeluarkan ini, ditakutkan akan membuat pasangan Anda jadi loyo dan malas melakukan apa-apa. Efeknya, jika dipaksakan bercinta maka Anda akan terkapar tanpa tenaga sebelum kenikmatan puncak.

Ditambahkan Felix Yoseph Lengkong, M.A., Ph.D, kecanduan mengakses situs porno yang terlalu berlebihan akan membuat pelakunya jadi berfantasi liar. Parahnya fantasi liar ini hanya bisa dipuaskan oleh situs porno. Efeknya, alih-alih menikmati aktivitas ranjang, Anda malah menganggap aktivitas asyik masyuk sebagai rutinitas tanpa fantasi. 

Rutinitas ini selanjutnya berkembang menjadi keterpaksaan tanpa gairah seksual. Alhasil setiap kali bermain cinta, Anda jadi malas dan ogah-ogahan. Jika kondisinya seperti ini jangankan melambung ke langit ketujuh, Anda justru menyerang sebelum berperang. ** (SS)

SHARE