Bahaya Steroid agar Terlihat Berbadan Kekar - Male Indonesia
Bahaya Steroid agar Terlihat Berbadan Kekar
MALE ID | Sex & Health

Bahaya steroid tidak boleh dianggap enteng. Walau secara fungsi, Steroid dikenal sebagai supleman dengan manfaat untuk meningkatkan masa otot. Suplemen ini banyak beredar dalam kemanasan dan jenis yang berbeda-beda dan biasa dikonsumsi oleh kalangan atlet, khususnya atlet binaraga.

bahaya steroid pixabay.com

Tetapi, seiring perkembangannya, pemakai suplemen ini tidak saja dikonsumsi oleh kalangan atlet, melainkan dikonsumsi juga pada kalangan model, artis, dan masyarakat biasa penggemar fitnes atau pun body builder.

Banyaknya orang dari berbagai kalangan mengonsumsi steroid ini karena bisa mempercepat pembentukan otot sehingga bisa terlihat lebih kuat dan kekar. Dan hal itulah yang diimpikan para lelaki. Impian itu bisa terwujud dengan cepat dengan mengonsumsi suplemen tersebut.

Mengutip dari laman binaraga indonesia, steroid anabolik atau steroid yang biasa digunakan untuk pemebentukan otot sebenarnya adalah senyawa buatan berupa hormon kejantanan (hormon testoteron dan estrogen). Hormon tersebut sebenarnya diproduksi seara alami oleh tubuh, tapi kadarnya terbatas.

Baca Juga : Daftar Obat Berbahaya Selain PCC

Kemudian, jika Anda memasukan dengan kandungan hormon testoteron, maka tubuh akan mengurangi produksi testoteron alaminya agar tidak terjadi kelebihan dan penumpukan hormon tersebut. Ada studi memnemukan bahwa pria seperti halnya wanita, di mana mereka tidak puas dengan fisiknya.

"Ada kepercayaan bahwa otot itu sama dengan maskulinitas. Kita melihat semakin banyak pria muda mengalami dismorfia otot," kata Dr Harrison Pope, direktur Biological Psychiatry Laboratory di McLean Hospital Massachusetts dalam penelitiannya.

Dalam penelitiannya itu, Pope juga mengatakan, banyak yang menggunakan anabolic steroid untuk mendapatkan massa otot yang diasosiasikan dengan maskulinitas. Di Amerika, 4 juta pria Amerika pernah mencoba memakai sumplen pembentuk otot itu dalam satu titik hidup mereka.

"Terdapat mispersepsi luas bahwa penggunaan anabolic steroid adalah masalah kecurangan dalam olahraga. Faktanya, banyak pengguna steroid itu justru bukan atlet," kata Shalender Bhasin, peneliti kesehatan pria dari Brigham and Women's Hospital.

Di dalam dunia fitnes, seperti dikutip dari laman reps-id, secara ekstrim seorang pemerhati fitnes dan binaraga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, sebuah hal yang keliru jika sebuah kelompok menganggap kemenangan yang dihasilkan dengan jalan singkat ini adalah suatu hal yang salah.

Baca Juga : Kontroversi Ganja, Bahaya dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Dengan apa yang dikatakannya, bisa dibilang bahwa pemakaian steroid adalah hal yang diperlukan atau dibutuhkan dalam pembentukan otot. Tetapi, menurutnya, perlu juga untuk mengonsumsi empat mata rantai yakni makanan pokok, lauk pauk, sayur-mayur, buah-buahan untuk kesehatan, kemudian disempurnakan dengan steroid itu.

Bahaya Pemakaian
Bahaya steroid dalam jangka panjang bisa mengakibatkan seseorang mengalami kecanduan. Serupa dengan kecanduan narkoba, melepaskan diri dari pemakaian suplemen ini bukan hal yang mudah. Meski sudah berhenti memakai, efek yang ditimbulkannya tidak serta merta hilang. Secara umum, ada efek samping lain di antaranya adalah:

1. Timbunan Lemak di Dada
Berlebihnya kadar estrogen yang bisa menimbulkan timbunan lemak pada bagian dada. Gejala ini bisa disembuhkan dengan bantuan obat anti-estrogen. Namun, hal ini bisa dicegah sebelum payudara terbentuk.

2. Muncul Jerawat
Steroid yang berfungsi untuk meningkatkan aktivitas hormon, karena itulah berakibat pada meningkatnya produksi minyak pada permukaan kulit yang berakibat pada munculnya jerawat.

3. Perubahan Psikologis
Shalender Bhasin mengatakan, mengonsumsi suplemen ini menyebabkan masalah gangguan jiwa misanya seperti keinginan untuk bunuh diri. Ketika pria berhenti menggunakannya, produksi testosteron itu juga tak kontan bisa normal seperti biasa. Kekurangan hormon seks khas pria itu dapat menyebabkan depresi, mudah marah, gangguan ereksi, gairah seks rendah dan masih banyak lagi.

4. Kerusakan Hati
Mengonsumsi steroid dengan cara meminum bisa menyebabkan kerusakan hati. Alasannya, setiap zat yang dikonsumsi melalui mulut akan melewati organ hati untuk dilakukan penyaringan.

5. Kematian
Dr Harrison Pope mengatakan efek samping atau bahaya steroid paling fatal adalah kematian dini dan gangguan neurobehavioral seperti gangguan berpikir dan atensi. Namun Pope mengatakan, gangguan jantung gara-gara pemakaian ini justru yang paling mengkhawatirkan.

"Ada banyak literatur yang menyebutkan bahaya steroid saat dikonsumsi yakni dapat menyebabkan cardio myopathy, di mana jantung tidak memompa atau terisi darah secara efisien," tutur Pope.**(SS)

SHARE