Beban Rumit Timnas Rusia di Tanah Sendiri - Male Indonesia
Beban Rumit Timnas Rusia di Tanah Sendiri
MALE ID | Sport & Hobby

Timnas Rusia sedang mengalami kesulitan dalam membuktikan kualitasnya menjelang pagelaran Piala Dunia 2018 di negeri sendiri. Hal itu diakui oleh Stanislas Cherchesov, eks kiper Uni Soviet dan Rusia.

wikipedia

Ia mengemban tugas berat sebagai manajer timnas Rusia. Mengapa? Di tengah kritik terhadap kinerja pemerintah Rusia, sekarang hampir sebagian negara sepakat melahirkan aksi boikot Piala Dunia 2018. Oleh karenanya, Rusia dituntut bisa meraih prestasi sepak bola yang mampu menetralkan tekanan politik tersebut.

Seperti dilansir dari Futbolgrad, Russian Football Union (RFU), badan pengendali sepak bola Negeri Tirai Besi menargetkan tim asuhan Cherchesov nantinya harus mencapai semifinal Piala Dunia 2018. Sedangkan pada pertandingan uji coba melawan Prancis di Saint Petersburg, Selasa, 27 Maret 2018 lalu, timnas tampil mengecewakan dan dipaksa menyerah 1-3.

Dengan hasil itu, timnas Rusia di bawah asuhan Cherchesov telah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. “Beruntung, kami tidak akan melawan Brasil atau Prancis dalam grup kami di Piala Dunia,” kata Cherchesov.

Cherchesov mengaku, kualitas anak asuhnya masih jauh dari kata memuaskan untuk dapat bersaing di perhelatan sepak bola terbesar sejagat itu. Ia mengatakan, usai menghadapi Argentina, Rusia mendapat kritik yaitu kelemahan di lini depan.

Mereka lantas mencoba lebih menyerang kontra Brasil di babak kedua. Hasilnya, mereka kebobolan tiga gol. Dari situ, mereka mulai tampil agresif melawan Prancis sejak awal. “Ketika bermain terbuka, kami selalu menemui masalah,” ujar Cherchesov.

Namanya (Cherchesov-red.) dipilih menukangi timnas Rusia pada Agustus 2016 silam dengan masa kontrak selama dua tahun, menggantikan Leonid Slutsky. Sebelumnya, Sbornaya tampil buruk di Piala Eropa dan menjadi juru kunci grup B. Slutsky lalu mengundurkan diri dari posisi pelatih.

Selama aktif sebagai pemain, Cherchesov membela Rusia di Piala Dunia 1994 dan 2002, serta Piala Eropa 1996. Usai menjadi pelatih, ia meraih sukses bersama Spartak Moskow dan klub tersohor di Polandia, Legia Warsawa.

Para pengamat sepak bola memprediksi, tim asuhan Cherchesov dapat lolos dari babak penyisihan grup Piala Dunia 2018. Hal itu mengacu pada tim yang akan menjadi lawan berat mereka di dalam grup. Selain Uruguay, dua tim lainnya, Arab Saudi dan Mesir di atas kertas mudah diatasi oleh Rusia.

Hanya saja, saat menuju semifinal, rintangan berat akan mereka temui. Apalagi melihat penampilan Alan Dzagoev dkk selama uji coba melawan tim-tim papan atas dunia, yang selalu berakhir mengecewakan. Mampukah Rusia memperoleh hasil spektakuler di negerinya sendiri? [GP]

SHARE