Pendakian Pacu Adrenalin Gunung Anak Krakatau | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Pendakian Pacu Adrenalin Gunung Anak Krakatau
Sopan Sopian | Relax

Letusan dahsyat Gunung Krakatau pada tahun 1883 melahirkan Gunung Anak Krakatau. Atas dahsyatnya letusan itu, sejarah mencatat sebagai salah satu bencana alam terdahsyat di dunia. Bahkan letusannya bisa mencapai ke Hawaii.

Meski begitu, Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda kini menjadi salah satu destinasi wisata alam menantang yang bisa didatangi wisatawan. Sejurus dengan itu, tidak sedikit pula wisatawan yang mencoba mendaki puncak Gunung Anak Krakatau ini, termasuk MALE Indonesia.

Gunung Anak Krakatau sendiri memiliki ketinggian 230 meter dari permukaan laut. Jauh lebih pendek dari sang iduk yang mencapai ketinggian 813 meter dari permukaan laut. Meski lebih kecil, Gunung Anak Krakatau ini termasuk gunung api yang masih aktif, bahkan 2011 lalu, Gunung Anak Krakatau ini sempat meletus.

Menapaki Terjalnya Gunung Anak Krakatau
Sebelum menguras tenaga untuk menapaki Gunung Anak Krakatau, kami mengisi tenaga lebih dahulu di Anyer, Banten. Karena kami memang berangkat dari Jakarta yang harus transit di Anyer Banten untuk menuju cagar alam itu.

Kami memutuskan singgah di Rumah Makan Ikan Bakar Tanjung Pinang atau biasa disebut Rumah Makan 88.  Kkan bakar, cumi goreng tepung, udang goreng tepung, fuyunghai, capcay goreng dan tumis kangkung menjadi menu untuk mengisi tenaga.

Selama 2,5 jam perjalanan laut, akhirnya sampai di Lampung. Di sinilah semua akan dimulai. Kami menginap satu malam di Lampung, dan pagi-pagi buta kami berangkat. Karena dari Lampung sendiri cukup memakan waktu. Setelah hampir 2 jam lebih kami akhirnya tiba di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Saat tiba di sini, hal pertama yang perlu dipatuhi saat datang di kawasan seluas 13.605 hektar ini adalah menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian petuhi peraturan yang ada jika ingin selamat. Selain itu, sepatu gunung untuk pendakian perlu disiapkan. 

Karena pasir dan tanah yang menyelimuti permukaan gunung terasa sangat panas pada siang hari. Bagi kami bisa menapaki kaki Gunung Anak Krakatau adalah sebuah penghargaan paling berharga. Mengapa kami berangkat pagi-pagi, karena pagi hari adalah waktu yang tepat untuk mendaki.

Gunung-Anak-Krakatau-Male-Indonesia

Saat kami mulai mendaki, tantangan kami bukan hanya cuaca yang menyengat. Tetapi juga jalur pendakian yang begitu menantang. Karena sulit untuk bersuka cita menyusuri jalur yang berpasir dan berkerikil, sehingga kami sedikit sering tergelincur, ditambah lagi kemiringannya mencapai 30 derajat. Berjalan zig-zag menjadi cara ampuh mengatasi medan berpasir dan berkerikil itu.

Setapak demi setapak kami mencoba menguatkan tenaga hingga puncak. Meski tak terlalu tinggi dan ada beberapa pohon pinus, rasanya begitu berat karena medan yang cukup gampang-gampang sulit ini. Ditengah-tengan perjalanan pendakian. Kami memutuskan untuk menarik nafas lebih dahulu sembari menikmati terik matahari dan indahnya biru laut dengan kapal-kapal nelayan dan wisata jet ski di di sisi-sisi Krakatau.

Belerang dan Keindahan Puncak Gunung Anak Krakatau
Setelah puas kami harus berjuang terus menanjak hingga puncak. Bau belerang begitu menyengat. Setelah beberapa langkah yang luar biasa. Akhirnya sampai di puncak. Letih, panas gunung dan terik matahari, semua terbayarkan setelah melihat asap belerang yang mengepul.

krakatau

Hanya beberapa dari kami yang berhasil sampai puncak. Keindahan puncak Gunung Anak Krakatau begitu dahsyat. Keringat tak hentinya mengucur. Nafas terengah-engah. Namun rasanya puas dan bahagia bercampur. Keindahan laut dari atas lebih terlihat jelas, ditambah langit yang sangat cerah. 

Kencangnya angin dari atas sedikit menghibur keringat yang lelah. Ditambah lagi, keindah terasa sempurna ketika bisa melihat pulau-pulau yang ada disekitarnya, seperti Sertung, Panjang, dan Rakata. Dari puncak Gunung Anak Krakatau, kami ucapkan selamat datang dan selamat menguji adrenalin Anda untuk mendaki ke sini.  

Bagi Anda yang penasaran ingin menjelajahi keindahan wisata Gunung Krakatau, terdapat penginapan di Pulau Sebesi yang dapat disewa dengan harga yang terjangkau per-malamnya. Ditambah lagi, penginapan ini menawarkan pemandangan pantai dengan latar belakang Gunung Krakatau, penginapan ini kerap menjadi pilihan tempat beristirahat setelah lelah berwisata.** (SS) 

SHARE