Kematian Tragis Para Talenta Dunia Olahraga - Male Indonesia
Kematian Tragis Para Talenta Dunia Olahraga
MALE ID | Sport & Hobby

Kecelakaan paling tragis di dunia olahraga adalah sesuatu yang bisa menimpa siapa saja. Tak peduli apakah seorang atlet sedang dalam kondisi prima atau on fire sekalipun. Datangnya malapetaka siapa pula dapat memprediksi, kecuali Sang Pencipta.
Memang betul, musibah yang menimpa atlet olahraga selalu membawa duka mendalam dan kesedihan bagi para penggemarnya. Terlebih bila kecelakaan tersebut merenggut nyawa seseorang. Sudah tidak terhitung atlet yang mengalami kecelakaan paling tragis dan meninggal dunia, baik sedang bertanding ataupun berada di luar arena.
Meski telah tiada, nama mereka akan terus dikenang sebagai pahlawan negara dan mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Siapa saja atlet olahraga yang harus menghembuskan napas terakhir setelah tertimpa kecelakaan paling tragis? Simak selengkapnya.
Vladimir Smirnov (Anggar)
Kecelakaan Paling Tragis ??? ???????
Vladimir Smirnov merupakan atlet anggar asal Rusia. Ia meraih medali emas di ajang Olimpiade Moscow pada 1980 silam. Dua tahun kemudian, ketika bertanding melawan Matthias Behr di Kejuaraan Dunia Anggar di Roma, mata pisau Matthias menembus bola mata dan masuk ke otaknya. Pertandingan segera dihentikan dan Vladimir sempat mendapat perawatan. Sayang, setelah sembilan hari berjuang, ia harus tutup usia. Vladimir wafat di usia 28 tahun.
Fabio Casartelli (Sepeda)
Kecelakaan Paling Tragis Eric HOUDAS
Atlet sepeda asal Italia Fabio Casartelli meninggal di usia cukup muda, 24 tahun setelah kejadian naas menimpanya. Ia terjatuh dari sepeda dan kepalanya membentur beton di ajang Tour de France 1995. Tim medis berusaha semaksimal mungkin. Fabio diterbangkan ke rumah sakit menggunakan helikopter. Namun apa lacur, nyawanya tidak tertolong.
Daijiro Kato (MotoGP)
Kecelakaan Paling Tragis Rikita
Pembalap MotoGP asal Jepang, Daijiro Kato meninggal secara tragis di usia 27 tahun. Penyebabnya, ia menabrak dinding pembatas dalam kecepatan tinggi setelah tubuhnya terlempar beberapa kali di lintasan balap Suzuka pada 2003 silam. Dirawat selama dua minggu dengan kondisi cedera kepala, dada dan leher yang sangat parah, ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga: Arena Balapan Termegah di Dunia
Marco Simoncelli (MotoGP)
Kecelakaan Paling Tragis motoracereports
Pebalap Italia bernama Marco Simoncelli digadang-gadang akan menjadi The Next Valentino Rossi. Karakter keras dan aksi kontroversinya membuat publik menjulukinya Super Sic. Namun, penggemar tim sepakbola AC Milan ini harus tewas secara tragis di sirkuit Sepang, 23 Oktober 2011. Motor Simoncelli tergelincir di luar kendali, sebelum ditabrak oleh Colin Edwards dan Valentino Rossi yang sulit menghindarinya. Tubuhnya terlindas motor Edwards, helmnya terlepas dari kepala. Balapan segera dihentikan panitia. Simoncelli dilarikan dengan ambulans. Pukul 16.56 sebuah pengumuman menyatakan secara resmi bahwa Marco Simoncelli, 24 tahun telah tiada. Race in Peace, Super Sic.
Ayrton Senna (Formula 1)
Kecelakaan Paling Tragis Gabriele
Dari nama-nama di atas, bisa dibilang bahwa Ayrton Senna-lah atlet dunia olahraga yang mengalami kecelakaan paling tragis. Pebalap Formula1 asal Brazil ini meninggal dunia di usia 34 tahun, saat karirnya tengah bersinar. Mobilnya lepas kendali dan menabrak pembatas terbuat dari beton di ajang San Marino Grand Prix 1994, Italia. Jauh sebelum Michael Schumacher dikenal seantero jagat, Ayrton Senna telah merebut hati para penggemar dengan segudang prestasi serta merajai lintasan balap di seluruh dunia. Namanya menjadi legenda di ajang balapan Formula1 hingga saat ini.**GP

SHARE