Bukan Anjing, Ini Satwa Paling Setia di Dunia | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Bukan Anjing, Ini Satwa Paling Setia di Dunia
Gading Perkasa | Story

Hampir seluruh orang beranggapan bahwa anjing adalah satwa paling setia di dunia. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah, sebab anjing memang dikenal penurut dan tahu balas budi kepada tuannya.

pexels

Walau demikian, di luar sana masih banyak satwa yang begitu setia dengan pasangannya. Tanpa pernah sedikitpun mencoba pindah ke lain hati, inilah daftar satwa paling setia di dunia, sebagaimana dikutip dari berbagai sumber.

Elang Bondol

Benny Yap/wikipedia

Mereka akan monogami hingga pasangannya meregang nyawa. Hasil studi DNA dari bulu spesies elang bondol mendukung fakta, bahwa burung-burung pemangsa memang menganut monogami.

Burung nasar

pixabay

Saat burung nasar diketahui berhubungan badan dengan burung selain pasangannya, ia akan diserang. Bukan cuma oleh pasangan, melainkan juga burung nasar lain di daerah itu.

Serigala

pixabay

Satwa yang boleh dibilang masih keluarga ras anjing ini juga dikenal setia. Seekor serigala betina hanya berpasangan dengan satu pejantan. Kondisi itu bertahan sampai ia mati, terusir keluar dari kawanan atau terluka sehingga tidak sanggup memiliki keturunan lagi.

Kirk dik-dik

pixabay

Kirk dik-dik adalah spesies kijang asal benua Afrika. Sang pejantan kirk dik-dik akan setia terhadap satu pasangan. Hanya, ia tidak membantu sang betina mengasuh anak.

Ikan angler

NOAA/wikipedia

Kesetiaan ikan angler jantan agak aneh bin ajaib. Ketika ‘bercinta’, ikan ini akan menggigit betina yang jadi pasangannya. Mulut angler jantan menyatu dengan kulit sang betina, sehingga aliran darah mereka juga tergabung. Setelah itu, angler jantan melebur dan menjadi sumber sperma.

Kadal punggung merah

Fyn Kynd/flickr

Kadal punggung merah (red backed salamander) jantan akan menyerang pasangannya apabila dicurigai mempunyai hubungan dengan pejantan lain.

Hiu martil

Kris-Mikael Krister/flickr

Hiu martil betina diketahui memiliki beberapa pasangan pejantan. Sperma mereka disimpan oleh sang betina untuk dipakai belakangan. Sehingga, para ilmuwan memprediksi jika sekelompok bayi hiu lahir dari kontribusi banyak ayah. Kendati demikian, hasil penelitian terbaru menyanggah anggapan tersebut. Ternyata, sekelompok bayi dari seekor hiu betina hanya punya satu ayah.

Laba-laba argiope aurantia

Stopple/wikipedia

Laba-laba argiope aurantia jantan mati setelah berhubungan badan karena laba-laba betina memakan mereka. Sebelum pejantan mati, ia membentuk organ tubuh baru di dalam tubuh betina yang mencegahnya berhubungan dengan pejantan lain.

Vole

Peter O'Connor aka anemoneprojectors/flickr

Vole (binatang sejenis tikus) jantan sangat setia terhadap betina yang menjadi pasangannya pertama kali. Para ilmuwan menyelidiki tingkah laku hewan tersebut dan mendapati bahwa vole memiliki hormon yang mengatur kesetiaan dan bertindak agresif ketika diganggu. [GP]

SHARE