Pentingnya Dana Darurat, Penyelamat Hidup Anda | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Pentingnya Dana Darurat, Penyelamat Hidup Anda
Sopan Sopian | Works

Selain pengeluaran rutin dan tabungan, serta investasi, pengadaan dana darurat merupakan hal yang tak kalah pentingnya di dalam keuangan. Salah satu pos ini menjadi sumber dana untuk mengatasi berbagai hal tak terduga.

dana darurat - male Indonesiapexels.com

Tetapi sayangnya, meski semau orang tahu pentingnya dana cadangan tetapi tidak sedikit pula yang kerap melupakannya. Bahkan sering juga tidak diadakan, kebanyakan dana cadangan akan dinilai sebagai tabungan itu sendiri. 

Padahal, keduanya adalah pos yang berbeda dalam keuangan. Alasannya berbagai risiko bisa saja terjadi di dalam keuangan Anda. Kadang kala juga bisa menimnbulkan masalah serius danan kehidupan sehari-hari secara keseluruhan. Maka dari itu, ada beberapa hal yang menjadi alasan lain, mengapa jangan anggap remeh dana darurat.

1. Meminimalisir Tunggakan
Tidak semua kantor memiliki sistem manajemen yang mapan. Banyak perusahaan yang sering membayarkan gaji tidak pada waktunya. Artinya, mereka bisa membayarkan dengan cara mencicil atau sistem rapel. Kondisi ini biasanya terjadi pada perusahaan baru atau sedang mengalami krisis. 

Dana darurat sangat penting Anda miliki untuk membayar tunggakan kartu kredit tiap bulannya. Jangan sampai debt collector (penagih utang) datang dan menyita barang berharga karena kondisi ekonomi sedang tidak stabil. 

2. Service Kendaraan
Bagi Anda yang memiliki mobil dan motor pastikan sudah menyiapkan budget untuk memperbaiki jika sewaktu-waktu mengalami suatu kerusakan. Artinya, bukan pengeluaran rutin service tiap bulan atau per-tiga bulannya. 

Terlebih saat kendaraan Anda rusak dadakan itu, Anda sudah harus membayar pajak tahunan, balik nama hingga perawatan berkala. Biaya pengeluaran untuk kendaraan bermotor saja tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan, jadi pastikan Anda sudah memiliki dana darurat tersebut.

3. Kondisi Kesehatan
Kondisi kesehatan menjadi alasan utama yang mewajibkan Anda memiliki dana darurat. Meski Anda masih single, hal ini patut Anda siapkan. Maka dari itu, sebaiknya, sisihkan minimal 10% dari gaji bulanan untuk disimpan selain tabungan untuk uang cadangan sewaktu hal genting terjadi. 

Pastikan, Anda telah memiliki BPJS kesehatan yang dibayarkan secara rutin tiap bulannya, baik atas nama pribadi atau seluruh anggota keluarga. Kartu tersebut bisa Anda manfaatkan untuk biaya kesehatan mendadak, seperti pengobatan medis, rawat inap hingga operasi tertentu secara gratis. 

4. Mengantisipasi Pemecatan dari Kantor
Sebelum memutuskan keluar dari tempat kerja pastikan Anda sudah memiliki pekerjaan baru. Namun, apabila keadaan sudah tidak memungkinkan atau terjadi krisis besar dalam perusahaan yang menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), artinya Anda wajib memiliki dana darurat. Simpanan di luar tabungan tersebut sangat diperlukan untuk menjamin kehidupan selama mencari tempat kerja baru. 

Anda dapat memanfaatkannya se-efisien mungkin hingga mendapatkan pekerjaan. Sebaliknya, jika tidak memiliki dana darurat, maka kehidupan dan kondisi keuangan menjadi kacau balau yang membuat Anda terpaksa mencari pekerjaan sampingan sebelum mendapatkan kerja yang mapan.

5. Perbaikan Rumah
Kondisi cuaca dan kelapukan bangunan membuat Anda harus memiliki dana darurat. Perbaikan rumah mencangkup banyak hal, mulai dari pembenahan atap, meninggikan bangunan (jika mengalami banjir), membeli pompa air hingga perbaikan AC, dan hal kecil lainnya. Sebelum memperbaiki rumah, sebaiknya siapkan uang maksmimal 40% - 50% lebih besar dari perhitungan awal. ** (SS)

SHARE