Luka Emosional Wanita, Sembuhkan Dengan Cara Ini | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Luka Emosional Wanita, Sembuhkan Dengan Cara Ini
Sopan Sopian | Relationships

Salah satu hadiah terindah yang bisa diperoleh dari hubungan adalah dukungan emosional yang bisa didapatkan dari pasangan. Dan beberapa penyembuhan luka emosial lewat komitmen dan keintiman. Tetapi luka emosional masa lalu atau kebutuhan yang tidak terpenuhi dapat membuat sebagian dari Anda merasa resistan terhadap menerima bantuan dari orang lain.

luka emosional - Male IndonesiaPhoto by Jay Wen on Unsplash

Terkait luka emosional, bernama Zaenal, seorang driver transportasi online roda empat bercerita, bahwa beberapa tahun lalu, ia sempat menjalin sebuah hubungan dengan seorang wanita yang memiliki salah satu jiwa terindah yang pernah ia kenal. Wanita itu baik hati, sabar, dan bijaksana melampaui usianya yang terbilang masih muda.

Sayangnya, ia memiliki masa lalu yang kelam, ia pernah patah hati dan kepercayaannya yang ia berikan kepada pria kerap diremehkan. Karena pandangan terhadap pria sudah buruk, Zaenal pun sempat memberi tahu bahwa ia akan aman bersamanya.

Sayangnya, karena kepercayaannya sudah minim, metode apapun yang ia lakukan tidak pernah berhasil. Kala itu, yang ia lakukan hanya bertujuan untuk menyembuhkan, sehingga, ia mencoba menjadi seorang sahabat. 

Melihat perjalanan cerita itu, sebenarnya tidak ada yang salah, namun tidak perlu ketika rasa kasih sayang berubah menjadi rasa pertemanan hanya karena wantia yang ia cintai trauma masa lalu. Mengutip laman googmenproject, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan dan tidak perlu menjadi sahabat.

1. Menghadapi Diri Sendiri Lebih Dahulu
Kata welas asih berakar dalam bahasa Latin yang berarti 'menderita'. Jika kita mencoba dan membagikan bantuan atau saran (tidak peduli seberapa murni niatnya), lebih baik Anda perlu menghadapi luka emosional diri sendiri. Karena, jika tidak Anda akan lebih sulit untuk berhubungan dengan wanita yang memiliki pengalaman pahit di masa lalu.

Artinya, Anda harus sudah melewati api untuk memberitahu seseorang bahwa itu aman, dan itu tidak akan membakar mereka. Hanya dari tempat itu Anda dapat mengambil tangan mereka dan berjalan ke arah lukanya.

2. Mendengarkan, dan Dengarkan Saja
Setelah Anda bisa menaklukan diri sendiri, langkah pertama yang kemudian bisa Anda lakukan adalah membiarkan mereka berbicara tentang kebenaran yang mereka pikirkan dari luka emosionalnya. Dengarkan mereka sepenuhnya dengan hati yang terbuka dan penuh kasih.

Ketika Anda mendengarkannya, rasakan rasa sakit yang ia alami. Biarkan kata-kata mereka menyentuh hati Anda. Sementara Anda secara bersamaan berdiri dalam kekuatan Anda dan mencintai mereka melalui penderitaannya.

3. Biarkan Mereka Mengosongkan Hatinya
Ketika Anda mendengarkan mereka, berarti Anda telah menghilangkan sedikit luka. Tetapi itu belum cukup. Karena mungkin bagi mereka yang telah terlalu sakit, akan membutuhkan beberapa waktu, baik itu berhari-hari, berminggu-minggu, atau berbulan-buan lamanya. 

Jadi, sabar adalah kunci untuk Anda. Menunggu? Tidak masalah. Karena bagian yang indah adalah tidak ada tindakan yang terburu-buru. Biarkan pasangan yang masih terluka untuk sepenuhnya mengosongkan hatinya untuk Anda isi. 

4. Terima Hasil Akhir
Saat luka emosional menyinggapi seorang wanita. Bukan tugas Anda sebenarnya untuk meringankan penderitaan mereka. Bukan tanggaung jawab Anda untuk menyusun kembali penderitaan mereka menjadi pelajaran tingkat jika yang dewasa. Bukan tanggung jawab Anda juga untuk menciptakan kebahagiaan mereka. 

Tugas Anda adalah berlatih mendengarkan penuh kasih, dan membiarkan mereka mengosongkan pikiran mereka kepada Anda. Dan sementara itu, bukan tanggung jawab Anda untuk melakukan pekerjaan mereka. Anda hanya dapat memainkan bagian dalam penyembuhan luka emosional mereka dengan meminjamkan telinga.

Selanjutnya, ketika mereka secara eksplisit meminta Anda untuk umpan balik, saran, atau bagi Anda untuk memvalidasi atau mencerminkan emosi mereka kembali kepadanya, maka dengan segala cara, lakukan apa yang Anda alami yang pernah Anda lewati. 

Tetapi, tujuan utama Anda dalam memfasilitasi penyembuhan luka batin wanita yang terluka adalah menjadi penerima yang aman dan penuh kasih dari pikiran mereka yang paling menyakitkan. Ini tidak mudah, tetapi pekerjaan yang penting jika Anda ingin menyelami hatinya.

Tahan rasa sakit Anda, kemudian tahan rasa sakit mereka, dan kemudian biarkan asmara menjadi obat yang membersihkan luka masa lalu mereka dan Anda khususnya. ** (SS)

SHARE