Akhirnya! Penampakan Perdana Ponsel Blockchain | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Akhirnya! Penampakan Perdana Ponsel Blockchain
Gading Perkasa | Digital Life

Dalam rangka memperluas pemakaian mata uang virtual, perusahaan startup asal Swiss, Sirin Labs mengenalkan ponsel blockchain pertama di dunia pada September 2017 lalu. Sekarang, FIH Mobile, anak perusahaan Foxconn telah menandatangani perjanjian untuk memproduksi perangkat bernama Finney itu.

ponsel blockchain - male IndonesiaMarco Verch/Flickr.com

 

Karena merupakan ponsel blockchain, Finney berbeda dibandingkan smartphone pada umumnya. Dimana berfungsi sebagai dompet digital guna menyimpan mata uang virtual alias cryptocurrency. Perangkat ini dibekali cold-storage (dompet digital offline atau tidak terhubung internet demi keamanan) terintegrasi dan komunikasi terenkripsi.

Pihak pengembang merancang Finney sebagai perangkat yang kompatibel dengan berbagai mata uang virtual berbasis blockchain, terutama bitcoin. Pengguna dapat berbelanja di situs-situs yang menerima pembayaran menggunakan cryptocurrency, sebutlah Overstock dan Expedia.

Semua layanan berbasis uang virtual di Finney diaktifkan lewat sebuah tombol fisik. Nantinya, pengguna akan bisa melakukan otentikasi transaksi dengan mekanisme biometrik berupa pemindai sidik jari dan iris scanner dan password, alih-alih harus mengingat kunci dompet digital yang panjang.

Menilik dari spesifikasi, ponsel blockchain Finney dibekali layar berukuran 5,2 inci, RAM 6 GB dan penyimpanan sebesar 64 GB. Kamera belakang beresolusi 16 megapiksel dan 12 megapiksel pada kamera depan. Sistem operasinya Sirin OS yang berbasis Android.

Lisensi Teknologi
Seperti dilansir dari Bloomberg, ponsel Finney dibanderol seharga 1.000 USD atau nyaris menyentuh angka 14 juta rupiah. Hanya saja, dengan melisensikan teknologi ke pabrikan smarpthone lain, Sirin berharap dapat menekan harga tersebut menjadi kisaran 200 USD.

Salah satu pihak yang tertarik melisensi teknologi Sirin adalah raksasa asal China, Huawei. Mereka juga disinyalir sedang mengembangkan ponsel blockchain sendiri. Pada Desember 2017 lalu, Sirin menggelar initial coin offering (ICO) guna mendukung pengembangan Finney. Dana yang terkumpul sebesar 157,8 juta USD turut dipakai membuat PC berteknologi blockchain.

Finney rencananya akan siap dikirim pada Oktober 2018 mendatang buat penjualan online. Berbarengan dengan pemasaran ritel melalui delapan toko di sejumlah negara yang mengalami fenomena cryptocurrency, seperti Turki dan Vietnam. Pihak Sirin mengklaim, bahwa sampai detik ini telah mendapat pesanan sebanyak 25.000 unit perangkat. Mereka berharap mampu menjual 100.000 hingga beberapa juta unit sepanjang 2018.**GP

SHARE