Panama, Mutiara Baru di Piala Dunia 2018 | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Panama, Mutiara Baru di Piala Dunia 2018
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Panama akhirnya mampu membuat sejarah baru dalam dunia sepak bola. Karena negara yang memiliki populasi 4.034.119 jiwa (berdasar data 2016) ini untuk pertama kalinya menjadi bagian dari 23 negara yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. 

Timnas Panama dalam gelaran CONCACAF (2015)/FOTO: Serg Stallone/wikipedia

Sejarah Panama tersebut terjadi tepat pada pertandingan pamungkas Kualifikasi Piala Dunia Zona CONCACAF, Rabu (11/10/2017) pagi WIB. Panama finis di posisi ketiga klasemen akhir setelah menang 2-1 atas Kosta Rika lewat gol Gabriel Torres (53') dan Roman Torres (88') di Stadion Rommel Fernandez Gutierrez. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kekalahan tim unggulan, Amerika Serikat, dari Trinidad-Tobago.

Panama lolos dengan mengemas 13 poin akhir. Meski kemasan tersebut disamai Honduras, mereka unggul selisih gol. Panama menjadi negara kedua yang akan melakoni debut di putaran final Piala Dunia tahun depan di Rusia setelah sebelumnya Islandia sukses menorehkan sejarah.

Berhak atas satu tiket ke Rusia tahun depan. Panama pun berpesta. Untuk itu, Presiden Panama Juan Carlos Varela di Twitter mengumukan hari libur nasional atas kemangannya itu. Semua pekerja kantoran dan sekolah-sekolah diliburkan.

Kiprah Panama dalam Dunia Sepak Bola
Tim asuhan Hernan Dario Gomez itu tak memiliki tradisi apik di sepak bola. Di pentas Piala Emas CONCACAF, mereka juga belum pernah juara. Prestasi terbaik adalah runner-up pada 2005 dan 2013.

Panama dalam gelaran CONCACAF (2015)/FOTO: PeriodismoDeportivoCR/wikipedia

Hanya segelintir pemain Panama yang dikenal publik. Di antaranya adalah Gabriel Torres (striker Laussane-Sport/Swiss), Luis Tejada (Universitario/Peru), dan Alberto Quintero (Universitario/Peru). Selebihnya adalah pemain yang belum dikenal lantaran hanya berkiprah di CONCACAF.

Tak banyak pemain Panama yang berkiprah di Eropa. Satu-satunya yang masuk dalam tim utama hanyalah Jaime Penedo. Dia merupakan kiper klub Rumania, Dinamo Bucuresti.

Mungkin satu-satunya pesepak bola asal Panama yang hingga saat ini masih dikenal adalah Julio Cesar Dely Valdes. Hanya saja, saat ini dia sudah gantung sepatu. Dely Valdes sendiri sempat menjadi arsitek timnas Panama. Selama kariernya, dia pernah bermain bersama Cagliari (Italia), Paris Saint-Germain, dan Malaga (Spanyol).

Digelaran Piala Dunia sendiri, Panama sudah berusaha untuk bisa lolos selama 40 tahun lamanya. Kendati seperti itu, beberapa kali Panama juga sebenarnya sempat sangat dekat dengan Piala Dunia. Pada 2014 lalu misalnya, mereka nyaris melaju ke putaran keempat andai tak kalah 1-2 dari Amerika Serikat.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONCACAF, Panama sendiri sebenarnya cuma raih tiga kemenangan, empat imbang, dan tiga kalah. Namun, hal itu berhasil membawa mereka ke Piala Dunia dengan duduk di peringkat ketiga. ** (SS)

SHARE