Umum Menjangkit Pria, Bahaya Jika Dibiarkan | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Umum Menjangkit Pria, Bahaya Jika Dibiarkan
Gading Perkasa | Sex & Health

Penyakit dispepsia rentan menyerang kaum adam dan wajib diketahui penyebabnya. Sebab, itu adalah langkah awal meminimalkan terjadinya komplikasi yang berpotensi membahayakan kesehatan.

penyakit dispepsia - Male Indonesiapixabay.com

Nyeri ulu hati, mual dan muntah usai makan sangat erat kaitannya dengan penyakit dispepsia, atau biasa dikenal sebagai penyakit maag. Hanya saja, seperti dilansir dari Alodokter, masih banyak gejala dispepsia yang bisa muncul dan berdampak serius jika tidak segera Anda sadari.

Penyakit ini bisa dipicu oleh berbagai macam hal. Mulai dari tukak lambung (luka menganga di lapisan dalam lambung), infeksi bakteri helicobater pylori hingga efek samping penggunaan antiinflamasi nonsteroid (OAINS), golongan obat yang memiliki khasiat pereda nyeri, penurun panas dan anti radang.

Seseorang (khususnya pria) yang menderita penyakit dispepsia umumnya akan merasakan perut kembung seperti penuh, mudah kekenyangan, mual saat makan dan sering bersendawa. Mereka juga mengalami intoleransi terhadap makanan berlemak, kurangnya nafsu makan, naiknya asam lambung, berat badan menurun dan sensasi terbakar di bagian dada.

Gejala lain dispepsia yang tergolong berbahaya dan perlu segera diatasi yaitu mual atau muntah terus-menerus, warna buang air besar menjadi gelap, muntah darah, sulit bernapas serta anemia. Bila sudah demikian, langkah paling tepat adalah segera periksakan diri ke dokter.

Setelah mengetahui riwayat keluhan Anda, dokter akan melanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti endoskopi. Sebuah pemeriksaan guna mengetahui seberapa parah tingkat dispepsia yang diderita.

Lalu Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Dispepsia?
Sebelum terlambat, alangkah baiknya Anda melakukan pencegahan sedini mungkin. Caranya yakni mengubah kualitas hidup khususnya pola makan. Hindarilah konsumsi makanan terlalu pedas, asam, tinggi lemak dan makanan pemicu dispepsia lainnya.

Perhatikan juga minuman yang biasa Anda konsumsi sehari-hari. Hindari minuman bersoda, kafein seperti teh atau kopi apalagi minuman yang mengandung alkohol. Pasalnya, sejumlah minuman tersebut dapat membuat lambung menjadi iritasi, terlebih jika Anda meminumnya sebelum perut terisi makanan.

Yang tidak kalah pentingnya, berhentilah merokok. Perokok disinyalir mempunyai risiko lebih tinggi terkena dispepsia daripada mereka yang tidak merokok. Kenali ciri-ciri dispepsia sehingga bisa segera ditangani, sebelum kesehatan terganggu dan semuanya terlambat.**GP

SHARE