Semangat Bercinta Boleh, Tapi Waspadai Bahayanya | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Semangat Bercinta Boleh, Tapi Waspadai Bahayanya
Sopan Sopian | Sex & Health

Pria mana yang tak berhasrat terbang ke langit ketujuh kala bermain cinta dengan pasangannya? Saking tingginya hasrat untuk meraih puncak kenikmatan, tak jarang pria melupakan step by step dalam bercinta.

Mr. P Patah - male Indonesiapixabay.com

Alih-alih memulai permainan cinta dengan merangsang area sensitif pasangan, pria malah kalap untuk menusuk terlalu keras tanpa menunggu kesiapan pasangannya. Kondisi ini semakin diperparah kala pria memilih gaya bercinta aneh di luar batas kewajaran.

Hasilnya? Untuk sesaat pria mungkin akan merasakan kenikmatan, namun beberapa saat kemudian pria akan merasakan sangat sakit di area Mr P. Malangnya, setelah “keluar” dari vagina, Mr P tampak begitu letoy seperti kehilangan keperkasaan. Jangankan untuk “bangun” (ereksi) sempurna, untuk sekedar berdiri saja Mr P sudah tidak mampu. 

Tak hanya itu saja, bila ada perubahan warna menjadi hitam kebiruan. Sudah dipastikan penis Anda telah patah atau dalam bahasa medis adalah luxatio penis. Spesialis kesehatan pria (andralog) Dr. Frans Budiharto, MSc, Sp.And, menerangkan bahwa luxatio penis adalah suatu kondisi patahnya (keseleonya) jaringan ikat yang terdapat pada pangkal penis. 

“Meskipun patah atau keseleonya di bagian pangkal, tapi nantinya akan menyebar dari pangkal hingga ke ujung Mr P,” tuturnya.

Parahnya, bila kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, besar kemungkinan akan lemas dan tidak bisa bangun lagi selama-lamanya.  Dan terjadinya hal tersebut menimpa korban begitu saja. 

Patah atau keseleonya penis, diungkap Dr. Frans, biasanya dipicu oleh dua hal. Pertama, disebabkan oleh gaya bercinta yang terlalu kasar.  “Karena terlalu bersemangat pasangan ini jadinya bermain cinta terlalu hot. Akibatnya alat vital pria bisa saja patah atau keseleo,” imbuhnya. 

Kedua, bisa jadi pra melakukan hubungan intim dengan posisi yang tidak umum dan di luar batas kewajaran. “Bisa jadi Mr. P keseleo karena pasangan ini memakai posisi yang tidak umum,” papaprnya. 

Bila orang biasa memilih bercinta dengan gaya misionaris ataupun woman on top, pasangan ini malah memilih gaya bercinta jungkir balik ala Tarzan.  “Gaya bercinta yang tak umum ditambah dengan penetrasi yang terlalu kasar. Penetrasi yang amat-amat sangat kasar, bahkan saking kasarnya tak hanya pasangannya yang kesakitan namun pria pun ikut kesakitan. Meskipun sudah kesakitan dan tetap memaksakan penetrasi. Besar kemungkinan Mr P-nya akan patah atau keseleo,” ucap dr Frans. 

Yang menarik, pakar urologis ternama dari Cleveland Clinic, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa terjadinya kondisi patah atau keseleo disebabkan oleh tabrakan antara alat vital pria dengan tulang panggul pasangan. Soal penyebab yang satu ini, dibantah keras oleh dr. Frans. 

“Teknisnya tulang panggul wanita yang mengandung tulang rawan, jadi tidak bisa menjepit dan bergerak. Bergeraknya hanya saat melahirkan karena tulang rawannya jadi melentur dan membuka. Bagaimana bisa menjepit kalau ada tulang di situ. Nggak mungkin banget dong bisa tabrakan,” tukasDr. Frans diplomatis. ** (SS)

SHARE