Menunggu Akad Payung Teduh dengan Pinangan Baru  | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Menunggu Akad Payung Teduh dengan Pinangan Baru 
Sopan Sopian | News

Usai Konser BBM Liztomania Konser Musik Tanah Air Vol 3 Payung Teduh 'Catra Adhum', Selasa (14/11/2017), di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, menjadi kabar awal perpisahan antara personil Payung Teduh dan sang vokalis, Muhammad Istiqamah Djammad alias Is.

Penampilan Is saat launching album "Ruang Tunggu"

Padahal Payung Teduh akan merilis album baru bertajuk "Ruang Tunggu". Saat almbul ini dirilis, ekspektasi publuk cukup besar, apalalagi sebelumnya juga mereka telah merilis dua single yang terbilang hits, yaitu Akad dan Di Atas Meja.

Kemudian, penghujung 2017, kekecewaan penggemar Payung Teduh pun pecah. 1 Januari 2018, Is resmi menyatakan hengkang dari Band yang telah melambungkan namanya di jagat musik Indonesia. Ia mengatakan, setelah menyelesaikan sisa kontrak manggungnya hingga 31 Desember 2017 di Salatiga, ia remi berkarya sendiri.

"Saya berhenti per 1 Januari 2018, jadi kami beresin sisa kontrak manggung aja sampai 31 Desember 2017 di Salatiga, dan abis itu saya pasti langsung berkarya lagi. Jadi berkaryanya belum selesai, tapi saya ingin berkarya lebih banyak di rumah. Karena anak bayi saya lagi tumbuh-tumbuhnya dan momen itu nggak bisa diulang kalau mereka udah kelas 6 atau kelas 7, udah nggak bisa lagi ditanamkan keindahan-keindahan berkeluarga itu. Gitu sih," tutur Is, di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).

Fase Avontur
Keputusan Is mundur dari Payung Teduh tampaknya membuat nasib band folk yang sedang naik daun itu menjadi tidak jelas. Meski tak bubar, para personel yang tersisa memutuskan untuk vakum di awal-awal 2018. Pahitnya keputusan tersebut, justru dibuat saat mereka baru merilis album. Ya, Payung Teduh telah merilis album ketiga mereka bertajuk "Ruang Tunggu".

Personel Payung Teduh saat launching album "Ruang Tunggu" sekaligus pamitnya Is dari Payung Teduh

“Kami mau istirahat dulu, belum tahu berapa lama,” kata Ivan Penwyn, salah satu personel Payung Teduh saat peluncuran album di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).

Sekali dayung dua pulau terlewati, "cabutnya" Is dari Payung Teduh justru ditandai dua momen penting di tubuh Payung Teduh, yakni konser yang sukses dan peluncuran album baru. Sehingga kedua momen itu memiliki arti penting bagi Payung Teduh. Sebab, menjadi akhir kebersamaan Payung Teduh dengan Mohammad Istiqmah Djamad.

Untungnya, Payung Teduh memutuskan vakum tidak cukup lama. Sekitar satu bulan saja. Kendati sisa berdua, yaitu Ivan (vokal, gitar), dan Ale (bas), tapi Payung Teduh bersemangat untuk kembali berkarya. Pada 16 Februari 2018, atas dukungan Peneduh (sebutan bagi penggemar Payung Teduh), mereka menghelat panggung pertama Payung Teduh tanpa Is. 

Panampilan yang bertajuk Fase Avontur itu, selain Ivan dan Ale, juga dibantu para musisi tambahan, yaitu Rahadian (drum), Widi (gitar akustik), Taufiq Alkatiri (trompet), Panji (keyboard). Bagi Payung Teduh, Fase Avontur menjadi babak baru petualangan mereka. Seperti arti avontur dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang berarti petualangan.

Menunggu "Akad" Pinangan Payung Teduh
Ivan yang kini memang menggantikan Is sebagai vokalis, sekaligus juga masih dalam posisinya sebagai gitar, mengaku berencana untuk mencari pengganti Is. Tetapi nampaknya tidak mudah untuk menggantikan sosok Is. Layaknya seorang pasangan, sebelum melangsungkan "akad", tentu mencari seseorang yang cocok. Begitupun yang dilakukan Ivan untuk Payung Teduh. 

 Ivan Penwyn, salah satu personel Payung Teduh yang kini mengisi vokal dan gitar

"Kita harus cari chemistry dulu sih sebenarnya biar saklek dulu, biar enak dulu. Jadi nanti ke depannya jalannya enak," ujar Ivan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Diumpakan pria dewasa, Payung Teduh tidak mencari kriteria khusus, yang penting menurut Ivan adalah bagaimana menemukan seseorang yang memiliki rasa kecocokan secara personal terhadap personel lainnya.

Kendati demikian, Ivan menyebutkan bahwa Payung Teduh tak memiliki target untuk mencari pengganti dari Is. Sampai sejauh ini, ia dan personel yang lain akan tetap berjalan dengan Payung Teduh dengan apa adanya. "Target belum ada, sambil jalan sih mungkin nanti ketemu orang ngobrolnya enak bisa diajak," kata Ivan.

Pengganti Is masih menjadi misteri, lalu siapa yang beruntung dipindang Payung Teduh? Tinggal menunggu waktu saja! ** (SS)

SHARE