Jangan Anggap Remeh, Kenali Stadium Kanker Paru - Male Indonesia
Jangan Anggap Remeh, Kenali Stadium Kanker Paru
MALE ID | Sex & Health

Kanker paru adalah salah satu penyakit yang mudah menyerang pria. Penyakit ini kebanyakan dimiliki oleh para perokok, baik aktif maupun pasif. apalagi mereka yang aktif dalam aktivitas merokok. Secara keilmuan, kanker paru adalah kondisi di mana sel-sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam paru. Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi.

Kanker paru - Male IndonesiaPixabay.com

Perlu Anda ketahui, bahwa kanker paru tidak ada gejala atau tanda pada tahap awal ini. Atas hal tersebut pula, banyak pasien yang tidak mendapatkan diagnosis sejak dini. Akirnya, saat pasien terdiagnosis, kanker justru telah menyebar dan bisa dikatakan terlambat untuk diobati. Untuk itu, ini penting bagi Anda khsusnya perokok aktif atau pasif dalam mengetahui gejala kanker paru. Tujuannya untuk penanganan lebih baik dan efektif.

Gejala Awal
Gejala awal kanker paru yang bisa Anda ketahui adalah terjadinya batuk yang tak kunjung henti. Bahkan semakin memburuk. Selain itu, ketika batuk memiliki lendir atau dahak yang berdarah, juga merupakan gejala awal kanker paru. Selain itu, ketika Anda batuk, tertawa, dann mengambil nafas, bagian dada Anda akan terasa lebih nyeri.

Kemudian gelaja awal lainnya yang bisa Anda perhatikan adalah nas Anda terasa pendek dan kerap sesak napas. Merasa terlalu lelah dan lemah juga menjadi tanda awal yang bisa menjadi gejala kanker paru. Kepekaan terhada gejala awal ini perlu diingat-ingat, karena tipis dengan keseharian baisa. Seperti halnya, hilang nafsu makan sampai berat badan turun. Suara serak Anda juga bisa menjadi gejala awal kanker paru.

Tanda Gejala yang Sudah Menyebar (Stadium Lanjut)
Gejala awal memang tipis perbedaan dengan gejala penyakit biasa yang mudah disembuhkan. Tetapi dengan efek gejala yang berlanjut ketika sudah menyebar ke organ lain, mungkin Anda bisa sedikit membedakannya. Tanda gejala kanker paru ketika sudah menyebar ke organ lain (stadium lanjut) adalah nyeri tulang, seperti rasa sakit di bagian punggung atau pinggul.

Selain itu, adanya perubahan sistem sarat, seperti sakit kepala, tangan atau kaki terasa lemah, berkunang-kunang, bahkan lebih parah ketika gejala ini telah menyebar ke otak atau sumsum tulang belakang, Anda bisa kejang-kejang.

Kemudian, ketika gejala kanker ini telah menyebar ke hati, tanda-tandanya mata dan kulit Anda menguning (penyakit kuning). Anda juga harus berhati-hati dan waspada, saat benjolan di dekat permukaan tubuh, karena kanker menyebar ke kulit atau kelenjar getah bening (kumpulan sel sistem kekebalan tubuh), seperti di leher atau di atas tulang selangka.

Lebih membahayakannya lagi, tanda yang bisa Anda kenali, tumor di bagian atas paru-paru bisa mempengaruhi saraf wajah, menyebabkan terkulai satu kelopak mata, pupil kecil, atau kurang keringat di satu sisi wajah.

Alasan Mengapa Perokok Lebih Berisiko
Memang tidak semua perokok memiliki kanker paru. Tidak semua orang juga yang memiliki kanker paru adalah perokok. Tetapi, yang perlu Anda ingat lagi, rokok merupakan pemicu utama penyebab kanker paru. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), asap rokok bertanggung jawab atas sekitar 7.300 kematian akibat kanker paru setiap tahun di Amerika Serikat. Produk tembakau mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, dan setidaknya 70 diketahui menyebabkan kanker.

Kerusakan pada paru diawali ketika Anda menghirup asap rokok, di mana campuran kimia di dalamnya dikirim langsung ke paru-paru. Pada awalnya, kerusakan ini dapat diperbaiki oleh tubuh. Tetapi ketika asap itu terus menerpa dan masuk ke paru-paru, kerusakan pada jaringan paru-paru terus bertambah dan sulit ditangani. ** (SS)

SHARE